Minggu, Desember 29, 2024

Khotbah Minggu 29 Desember 2024

GOD STRENGTHENS

Yesaya 41:10 (TB)  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. 

Isaiah 41:10 (NET)  Don’t be afraid, for I am with you! Don’t be frightened, for I am your God! I strengthen you – yes, I help you – yes, I uphold you with my saving right hand!

Yesaya Nabi yang bernubuat mengenai kedatangan Juruselamat, yang hidup di Zaman Raja Usia. Ia adalah yang pertama dari antara para nabi besar. Putera Amos yang tidak dikenal. Pada tahun 738, yaitu tahun raja Azarya meninggal, ia terpanggil menjadi nabi (2Taw 6:1).

Gunung Hermon  tertinggi di Palestina, terletak hanya 22 km di sebelah utara --> Kaisarea Filipi. Tempat ini sering dianggap sebagai situs --> Transfigurasi Yesus (Mrk. 9:2).
Ada empat sungai yang bersumber sendiri-sendiri pada sebelah selatan Hermon dan bersatu menjadi sungai Yordan. Sungai ini mengalir pada sebuah lembah datar yang sangat subur dengan tumbuh-tumbuhan tropis. Dari daerah itu sungai Yordan mengalir dalam banyak riam melintasi tebing-tebing yang penuh dengan batu. akhirnya sungai itu masuk danau --> Genesaret.
 
Israel memilih tempat di Utara dan Yehuda di selatan. Yehuda memiliki Warisan kekayaan peninggalan Salomo kelihatannya menopang Yehuda saat terjadinya perpecahan, kendati tanahnya kurang subur dan penduduknya sedikit dibandingkan penduduk kerajaan Utara, dan hanya memiliki dua suku dalam kerajaan Yehuda. 
Tetapi dalam perjanjian baru dalam bahasa Yunani ditulis dengan kata fobu diambil kemudian di modernkan menjadi fobia atau rasa takut.

Ketakutan itu ada di mana-mana yang sering disingkat orang Paranoid-parno, ketakutan yang berlebihan peristiwa Natal saya mencatat di sini ya ada Zakaria Zakaria itu imam di kota Nazareth. Mengatakan bahwa Elizabeth mandul, tapi tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, maka Elizabeth mengandung ketika malaikat Tuhan datang kepada Zakaria. Oleh sebab itu ketika malaikat datang kepada Zakaria, Zakaria pantas takut wajar kalau Zakaria takut. Adalah keturunan Daud terikat dengan hukum agama bagaimana jika seseorang baru bertunangan belum tinggal bersama-sama tetapi ternyata tunangannya telah mengandung ketika Yesus sedang menulis di tanah, maka orang Farisi membawa seorang wanita pezinah.
Orang yang dihormati kalau Maria hamil tentu sebelum mereka masuk dalam pernikahan, karena bagi orang Israel bertunangan itu secara umum sudah terikat dalam sebuah hukum nanti sesudah pesta di sana baru mereka tinggal sama-sama tetapi secara hukum ketika mereka bertunangan maka mereka sudah terikat dengan hukum makanya kan Yusuf punya pikiran begini hendak mau menceraikan tunangannya. Wajar kalau Yusuf takut. Elizabeth adalah sangat dari Maria Elizabeth dan Maria adalah dari suku Lewi keturunan imam Harun dari rombongan abiyah, ada sebuah gereja gereja announcement gereja berita kabar baik, gereja itu didirikan di tengah kota nasaret di atas reruntuhan dari rumah Maria. kalau bapak ibu lihat rumah Maria itu ada di samping Sinagoga. Suku Lewi, Mereka tugasnya hanya melayani ada di sekitar pelayanan Maria pantas takut aku adalah hamba tuhan tapi malaikat berkata Fear Not.
Tapi malam ini saya mau berkata kalau akar masalahnya adalah ketakutan ketakutan usaha pekerjaan karir masa depan kesehatan mungkin kita masuk di tahun 2025 kita tidak tahu apa yang akan jadi di tahun 2025 mungkin ada ketakutan bagi orang tua terhadap anak-anaknya bagi pengusaha terhadap bisnisnya. Tidak ada yang bisa menjadi kekuatan secara pribadi bagi kita keadaan yang kita hadapi sekarang bukan keadaan yang semakin baik bukan tidak ada yang bisa memberi jaminan 2025 akan lebih baik daripada 2024 tidak ada. Ketakutan itu melanda kita, tapi malam ini nubuatan yang disampaikan kurang lebih 2800 tahun yang lalu Tuhan yang menjadi sumber kekuatan Tuhan apapun yang jadi masalah kita bapak Ibu saya mau berkata tidak ada yang bisa mengalahkan ketakutan kita kecuali dia yang turun dari surga menjelma menjadi seorang bayi kecil yang tidak berdaya tetapi yang hadir untuk menyelamatkan kita siapa kita, kita bukan siapa-siapa sampai Dia datang siapa torang? tidak ada yang berharga kehidupan manusia menjadi turning poin. Titik Balik untuk kita menyadari bahwa engkau bukan siapa-siapa, hanya Dia pemilik alam semesta Pencipta semesta alam, yang akan menyertai menguatkan menopang kita.

Rabu, Desember 25, 2024

Merry Christmas

Khotbah Natal 25 Desember 2024
GPdI DTC Bitung 

God Strengthens

Allah yang Menguatkan, Allah yang Meneguhkan, dan Allah yang Mengokohkan

Yesaya 41:10 (TB)  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. 

Isaiah 41:10 (NET)  Don’t be afraid, for I am with you! Don’t be frightened, for I am your God! I strengthen you – yes, I help you – yes, I uphold you with my saving right hand!

1. Dalam hal PerjanjianNya 
Janji Tuhan di segala masa baik kini ataupun datang yakni Janji Keselamatan yang menjadi berkat janji yang paling utama. Belajar dari Peristiwa Natal Yesus Kristus, bahwa Allah menggenapi janjiNya.
Lukas 1:32-35 (TB) Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, 
dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" 
Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Janji Tuhan bagi Maria, bahwa Anaknya menjadi Raja diatas segala raja. Janji Tuhan kepada kita bukan hanya masalah keluarga, tapi janji atas semua yang Tuhan akan tambahkan dihidup kita. 
Matius 6:33 (TB) Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Namun janjiNya kepada Maria seakan tidak tergenapi, Tuhan Yesus lahir di Kandang, dalam palungan yang dibungkus kain lampin. Tapi Tuhan mengokohkan dengan memberi penghiburan -  Lukas 2:15-17 (TB)  Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke sorga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita." 
Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.
Dan ketika mereka melihat-Nya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu.

Disaat kita dengan segala pergumulan hidup kita, kegalauan, kesengsaraan, namun penghiburan Tuhan tidak berkesudahan dihidup kita. 


Minggu, Desember 22, 2024

Khotbah Minggu 22 2024

IDENTITAS 

Matius 2:13-15, 19-23 (TB)  Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia." 
Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, 
dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku." 
Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir, katanya:
"Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati."
Lalu Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya dan pergi ke tanah Israel. 
Tetapi setelah didengarnya, bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes, ayahnya, ia takut ke sana. Karena dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke daerah Galilea.
Setibanya di sana ia pun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret. 

Matthew 2:13-15, 19-23 (NET)  After they had gone, an angel of the Lord appeared to Joseph in a dream and said, “Get up, take the child and his mother and flee to Egypt, and stay there until I tell you, for Herod is going to look for the child to kill him.”
Then he got up, took the child and his mother during the night, and went to Egypt.
He stayed there until Herod died. In this way what was spoken by the Lord through the prophet was fulfilled: “I called my Son out of Egypt.”
After Herod had died, an angel of the Lord appeared in a dream to Joseph in Egypt
saying, “Get up, take the child and his mother, and go to the land of Israel, for those who were seeking the child’s life are dead.”
So he got up and took the child and his mother and returned to the land of Israel.
But when he heard that Archelaus was reigning over Judea in place of his father Herod, he was afraid to go there. After being warned in a dream, he went to the regions of Galilee.
He came to a town called Nazareth and lived there. Then what had been spoken by the prophets was fulfilled, that Jesus would be called a Nazarene.

Rancangan Allah dalam Peristiwa Natal

Sangat penting bahwa Suami peka dengan suara Tuhan. Yusuf diarahkan Tuhan untuk menyingkir dari Mesir, sebab Herodes akan membunuh anak-anak kecil. Diluar rencana Yusuf, Yusuf pergi ke daerah Galilea, oleh sebab perintah Tuhan, dan tinggal di Nazareth. Yesus dari Nazareth sebab Ia besar di Nazareth.

Yohanes 19:19 (TB) Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi."

Yohanes 1:46 (TB) Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?" 

Yohanes 7:50-52 (TB) Nikodemus, seorang dari mereka, yang dahulu telah datang kepada-Nya, berkata kepada mereka:  
"Apakah hukum Taurat kita menghukum seseorang, sebelum ia didengar dan sebelum orang mengetahui apa yang telah dibuat-Nya?"
Jawab mereka: "Apakah engkau juga orang Galilea? Selidikilah Kitab Suci dan engkau akan tahu bahwa tidak ada nabi yang datang dari Galilea."

Bagi orang di Jaman itu sukar untuk mereka percaya bahwa Mesias berasal dari Galilea (Nazareth). Padahal Yesus lahir di Betlehem di Yerusalem.

1. Ingatlah Identitas dari dunia bukan penentu.
Identitas* Sematkan
Kehidupan kita bukan bagimana orang menyematkan kita. Tuhan Yesus disematkan sebagai Yesus dari Nazareth, namun itu tidak mengubah kehebatan Tuhan, kedahsyatan Tuhan, Kasih Karunia Tuhan.
Dari manapun kita berasal bagi, apapun identitas di dunia ini yang melekat di hidup kita, tidak mengubah kita agar menjauh dari Tuhan. 
Matius 3:17 (TB) lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." 
Identitas kita bukan ditentukan oleh Dunia, namun oleh Tuhan. Sebab kita adalah Anak-anak Allah.

Identitas* DiKasihi Tuhan
Yakinlah bahwa identitas kita karena diKasihi Tuhan. Tuhan senang dengan ketaatan kita, Tuhan senang sebab pelayan kita kepadaNya, Tuhan senang bila kita hadir di Rumah Tuhan. Ingat bahwa Identitas kita adalah anak-anak Allah tidak dapat diambil siapapun. Sehingga sematan apapun yang dunia berikan tidak dapat mengubah Identitas kita sebai anak yang dikasihi Allah.

2. Fokus pada Identitas yang disematkan Allah
Matius 13:54-57 (TB) Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: "Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu?
Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?
Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?"
Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya." 
Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ. 

Kehidupan kita tidak lepas dari penilaian orang lain. Kita tidak selalu dapat menyenangkan orang lain. Sebab itu Fokuslah saja dengan menjadi berkat dimanapun kita berada. Lakukan bagian kita, menjadi berkat dimanapun Tuhan percayakan kita berada. Mulai dari keluarga kita, relasi kita, tempat kita kerja, sosial kita, fokus saja dengan identitas yang diberikan Tuhan dihidup kita. 
Kita tidak selalu dapat membuat orang menerima kita, namun kita dapat memberikan segala yang baik bagi orang lain dan lingkungan kita.

Fokus kita menyenangkan Tuhan, kita semakin disenangkan Tuhan. Bukan manusia yang mengapresiasi kita, namun Tuhanlah yang mengapresiasi tindakan kita yang menyenangkan Nya. Sebab itu Fokus, tulus dan murni dihadapan Tuhan, penting untuk fokus dengan apa yang Tuhan percayakan, dan tidak terobsesi dengan apa yang tidak dipercayakan dan belum dipercayakan Tuhan.

3. Berilah Identitas Allah bagi orang lain yang didasari kasih

Matius 4:18-19 (TB)  Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. 
Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."

Motivasi kita untuk memberkati orang lain, penyertaan Tuhan jauh melebihi itu. 

Minggu, Desember 15, 2024

Khotbah Minggu 15 Desember 2024

Nubuatan Kelahiran Kristus

Matius 1:21-25 (TB) Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." 
Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: 
"Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" — yang berarti: Allah menyertai kita. 
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,
tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.  

Matthew 1:21-25 (NET) She will give birth to a son and you will name him Jesus, because he will save his people from their sins.”
This all happened so that what was spoken by the Lord through the prophet would be fulfilled:
“Look! The virgin will conceive and bear a son, and they will call him Emmanuel,” which means “God with us.”
When Joseph awoke from sleep he did what the angel of the Lord told him. He took his wife,
but did not have marital relations with her until she gave birth to a son, whom he named Jesus.

Yesaya 7:14 (TB) Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. 

Mikha 5:2-3 (TB) (5-1) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. 
(5-2) Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. 

Yesaya 29:6 (TB) engkau akan melihat kedatangan TUHAN semesta alam dalam guntur, gempa dan suara hebat, dalam puting beliung dan badai dan dalam nyala api yang memakan habis. 

Allah kita adalah Allah yang menepati janji, bahwa Mesias Juruselamat umat manusia akan lahir, menjadi bukti bahwa Allah bersama dengan kita.

1 Korintus 3:16 (TB) Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?  

Refleksi penting bagi kita :
1. Penggenapan Kelahiran Kristus membuat kita percaya akan Janji Tuhan. Allah tidak akan mengingkari janjiNya. Kelahiran Yesus menyatakan bahwa Allah menggenapi Janji Keselamatan melalui kelahiran Mesias.
Kedatangan Yesus yang pertama nubuatan sebagai Juruslamat, dan datang kembali merupakan janji Tuhan, menjadi Hakim atas umat manusia. Jadi ingatlah masih ada kedatangan Tuhan Yesus kedua kalinya sebagai Hakim,. Karena itu berjuanglah dengan Janji Tuhan, ada waktu Tuhan untuk menggenapinya.

2. Penggenapan Janji Allah atas Kelahiran Kristus menyadarkan kita, agar hidup dengan penuh perhatian kepada Janji Tuhan. Jangan acuh tak acuh dengan Kebenaran Tuhan, hidup dengan tidak rohani, hidup dengan keinginan sendiri. 

Matius 6:33 (TB) Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Mari dengan kesempatan yang Tuhan berikan, hiduplah sesuai Firman Allah, dalam kehendak Tuhan. Sebab saat Tuhan berjanji pasti diberkati.

Roma 2:5-6 (TB) Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.
Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya,  

Ibrani 10:25 (TB) Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. 

3. Penggenapan Janji Allah atas Kelahiran Kristus menjadikan kita pribadi yang sadar bahwa Yesuslah satu-satunya Jalan Keselamatan. Iman kita memastikan kita akan selamat.

Yohanes 3:16 (TB) Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Yang tidak percaya akan binasa, diluar Yesus tidak beroleh Keselamatan. Keselamatan bukan masalah berbuat baik, namun Imanlah yang menjadi inti Keselamatan kita. Banyak orang baik di dunia ini, namun Firman Tuhan mengatakan bahwa Yesuslah Satu-satunya jalan keselamatan dan hidup, tidak ada yang sampai kepada Bapa tanpa melalui Nya.
Tujuan iman kita tidak akan sia-sia.

1 Petrus 1:9 (TB) karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. 

Berjuanglah untuk beriman kepada Yesus Kristus, sebab Janji Keselamatan menjadi jaminan kita. 

Kisah Para Rasul 4:12 (TB) Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Bersyukurlah kita telah diselamatkan. Banggalah memiliki Yesus.

Yohanes 1:12 (TB) Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

4. Penggenapan Janji Allah atas Kelahiran Kristus memotivasi kita untuk Tetap Setia melayani Tuhan.

1 Korintus 15:58 (TB) Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

Layanilah Tuhan dengan apa yang ada padamu. 

5. Penggenapan Janji Allah atas Kelahiran Kristus membuat kita sadar bahwa kita harus hidup dalam Kekudusan. Hiduplah sesuai Firman Allah.

Ibrani 12:14
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

1 Petrus 1:15
tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,


Minggu, Desember 08, 2024

Khotbah 8 Desember 2024

GPdI DTC Bitung


Lukas 2:25-27 (TB) Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,

Luke 2:25-27 (KJV) And, behold, there was a man in Jerusalem, whose name was Simeon; and the same man was just and devout, waiting for the consolation of Israel: and the Holy Ghost was upon him.
And it was revealed unto him by the Holy Ghost, that he should not see death, before he had seen the Lord's Christ.
And he came by the Spirit into the temple: and when the parents brought in the child Jesus, to do for him after the custom of the law,

Kisah Natal terbagi atas;
- Sebelum Yesus Lahir (Gembala di Padang)
- Saat Yesus Lahir (Malaf-Palungan)
- Sesudah Yesus Lahir (Orang Majus-Yesus dibawa ke Bait Allah)


Kisah Simeon yang dipenuhi Roh Kudus, bertemu dengan bayi Yesus di Bait Allah. Ada 3 hal gambaran Simeon, dalam kehidupan kita:
1. Simeon merupakan gambaran dari orang yang tidak kehilangan harapan di tengah bangsa yang tak berpengharapan. Firman Allah menumbuhkan harapan Simeon bahwa ada Penghiburan bagi Israel, ia akan melihat Yang diUrapi Tuhan.
Ibrani 6:19 (TB)  Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, 
Tanpa sauh kita akan hanyut dengan kehidupan keduniawian, pasrah dengan kegagalan, kecewa dengan sakit penyakit, dsb. Tapi orang yang berpengharapan akan tetap teguh dalam Tuhan, ada kekuatan Tuhan yang terus meneguhkan iman percaya kita, dan tidak hanyut dengan keadaan kita.
Anak-anak Tuhan, Sakit tidak menghilangkan pengharapan.
Kegagalan tidak menghilangkan pengharapan.
Jangan kehilangan pengharapan di dalam Tuhan, Tuhan adalah Sauh yang Kuat bagi kita. Serahkan kuatirmu pada Tuhan Yesus, apapun itu, sebesar apapun, Tuhan sumber pengharapan.

Amsal 29:18 (TB) Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum. 


2. Simeon gambaran orang yang tidak kehilangan kesetiaan dalam waktu yang panjang. 
Mazmur 137:1-4 (TB)  Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk sambil menangis, apabila kita mengingat Sion. 
Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu kita menggantungkan kecapi kita. 
Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita: "Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion!" 
Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN di negeri asing? (Mereka nggantungkan kecapi di negeri orang)

Di tengah-tengah masalah pergumulan kita harus kuat, sekalipun pergumulan kita panjang, terus setia. Akan ada waktu Tuhan untuk jawaban atas pergumulan kita. 

3. Simeon merupakan gambaran orang yang peka dengan kehendak Tuhan. Simeon peka dan melihat bahwa yang dinantikan, Mesias ada dihadapannya. Begitu juga dengan kita, kita perlu peka dengan kerinduan Tuhan, mengerti maksud Tuhan dengan keadaan kita. Kepekaan kita dengan kehendak Tuhan akan melihat Berkat Tuhan dihidup kita. 


Minggu, Desember 01, 2024

Khotbah Perjamuan Kudus 1 Des 2024

GPdI DTC Bitung

TEGUH DALAM KEBENARAN 

Efesus 4:15 (TB)  tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

Ephesians 4:15 (KJV)  But speaking the truth in love, may grow up into him in all things, which is the head, even Christ:

1 Korintus 15:58 (TB) Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

1 Corinthians 15:58 (KJV) Therefore, my beloved brethren, be ye stedfast, unmoveable, always abounding in the work of the Lord, forasmuch as ye know that your labour is not in vain in the Lord.

Teguh dalam iman kepada Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat, beriman, taat sungguh pada Firman Tuhan, teguh dalam Kebenaran.

1. Efesus 4:15 (TB) tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
Orang yang tidak teguh, tidak taat, mulai goyah, maka pertumbuhan rohaninya mulai bermasalah. 
Orang yang teguh dalam Kebenaran pertumbuhan rohaninya akan stabil.

2. Yesaya 32:17 (TB) Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. 
Orang yang teguh dalam Kebenaran ada ketentraman. Damai sejahtera merupakan kepastian bahwa Tuhan ada disetiap pengalaman hidup kita.

3. Amsal 11:4 (TB) Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut. 
Orang yang teguh dalam Kebenaran ada pembelaan Tuhan.

4. Ibrani 10:35-36 (TB) Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. 
Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.
Orang yang teguh dalam Kebenaran akan menerima upah yang telah Tuhan siapkan. Ada berkat Tuhan dalam hidup kita yang teguh melakukan kebenaran. 

Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita dalam perjalanan hidup kita, Sebab itu giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Peganglah Kebenaran Tuhan, Sebab  dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

Kenapa anak Tuhan goyah?
1. Kepentingan Sesaat
Matius 16:21-22 (TB) Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga. 
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
Ada halangan yang muncul yang tiba-tiba terjadi, membuat kita goyah dengan kebenaran Tuhan. Keraguan akan Kuasa Tuhan, tindakan tidak berlandaskan Kebenaran.

2. Godaan
Matius 4:1-3 (TB) Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. 
Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. 
Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti."
Godaan menggoyahkan kebenaran.

3. Panik
Matius 26:38-39 (TB) lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
Persoalan Hidup kadang membuat kita panik, hingga kita menjadi ragu, goyah dengan kebenaran Tuhan.

Tetap Setia, Teguh dalan Kebenaran, jangan menduakan Tuhan, sebab ada berkat-berkat Tuhan menyertai kita.

Minggu, November 24, 2024

Kotbah Minggu 24 November 2024

TETAPLAH BERDOA 

1 Tesalonika 5:17 (TB)  Tetaplah berdoa. 

1 Thessalonians 5:17 (KJV)  Pray without ceasing.

Teruslah berdoa
Berdoalah sepanjang Masa

Doa adalah Permohonan kepada Tuhan
Dan mengapa kita harus terus menerus berdoa?

1. Menghadapi Pencobaan
Markus 14:38 (TB)  Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Yesus ingin mengajarkan pada kita bahwa Doa dapat menghadapi berbagai Pencobaan. Agar kita Kuat

2. Bagian dari pelayanan
Efesus 6:18 (TB) dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
Efesus 6:19-20 (TB)  juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil,
yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.

3. Pernyataan Iman
Lukas 18:1, 8 (TB)  Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

Tuhan Yesus mengajar bahkan menegaskan agar murid2 harus selalu dan tak jemu jemu berdoa.Orang yang beriman adalah orang yang berdoa.

4. Rahasia Mujizat terjadi 
Lukas 18:7 (TB) Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?

Yakobus 5:16-18 (TB) Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. 
Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.  


Mengapa kita harus mengungkapkan s muanya dalam doa?
Roma 10:10 (TB) Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. 

Doa merupakan ekspresi iman untuk meminta pertolongan Tuhan, sebab dengan berdoa kita kuat menghadapi Pencobaan, dengan berdoa kita melayani Tuhan, dengan berdoa kita memperkatakan apa yang kita percaya sebab doa adalah pernyataan Iman kita, dan dengan berdoa kita menerima Mujizat.

Kita berdoa, namun adakalanya jawaban Tuhan perlu waktu dan tidak sesuai keinginan kita. 
Matius 7:7-8 (TB) "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Matius 7:9-11 (TB) Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,
atau memberi ular, jika ia meminta ikan?
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

Bagaimana kita berdoa sampai sesuatu terjadi?
PAKET DOA
MINTA : Berdoa (serahkan)
CARI : Berusaha (berkerja)
KETOK : Bertekun (ketahanan)
PUSH ➡️ PRAY UNTIL SOMETHING HAPPENS

Untuk melakukan kehendak Tuhan, kita harus melakukan tepat seperti yang dikehendaki Tuhan, maka saat berdoa kita meminta/menyampaikan apa yang kita butuhkan yang menjadi keinginan/harapan kita, mencari/berusaha berdoa disertai dengan tindakan sebab iman tanpa perbuatan adalah kosong, dan terakhir mengetok secara tekun secara stabil/terus menerus menyerahkan pada Tuhan apa yang kita pergumulan sampai sesuatu itu terjadi.

BERDOA UNTUK APA YANG ANDA KERJAKAN
BEKERJALAH UNTUK APA YANG ANDA DOAKAN




Minggu, November 10, 2024

Khotbah 10 November 2024

Iman & Perbuatan

Yakobus 2:14-26 (TB)  Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari, 
dan seorang dari antara kamu berkata: "Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu? 
Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
Tetapi mungkin ada orang berkata: "Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan", aku akan menjawab dia: "Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku."
Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.
Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?
Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah? 
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." Karena itu Abraham disebut: "Sahabat Allah." 
Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman. 
Dan bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong mereka lolos melalui jalan yang lain? 
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati. 

James 2:14-26 (NET)  What good is it, my brothers and sisters, if someone claims to have faith but does not have works? Can this kind of faith save him?
If a brother or sister is poorly clothed and lacks daily food,
and one of you says to them, “Go in peace, keep warm and eat well,” but you do not give them what the body needs, what good is it?
So also faith, if it does not have works, is dead being by itself.
But someone will say, “You have faith and I have works.” Show me your faith without works and I will show you faith by my works.
You believe that God is one; well and good. Even the demons believe that – and tremble with fear.
But would you like evidence, you empty fellow, that faith without works is useless?
Was not Abraham our father justified by works when he offered Isaac his son on the altar?
You see that his faith was working together with his works and his faith was perfected by works.
And the scripture was fulfilled that says, “Now Abraham believed God and it was counted to him for righteousness,” and he was called God’s friend.
You see that a person is justified by works and not by faith alone.
And similarly, was not Rahab the prostitute also justified by works when she welcomed the messengers and sent them out by another way?
For just as the body without the spirit is dead, so also faith without works is dead.

Tidak ada gunanya bila seseorang mengaku beriman tetapi tidak disertai dengan perbuatan sebagai perwujudan imannya. Ilustrasi yang dipakai Yakobus (15-16) menggambarkan bahwa perkataan tanpa tindakan konkrit selaras perkataan adalah omong kosong, yang tidak akan membawa dampak apa pun bagi orang lain. Betapa pun besarnya bentuk perhatian melalui kata-kata pertolongan tidak akan menolong orang yang sedang kelaparan dan kedinginan, karena yang dibutuhkan adalah makanan dan pakaian. 

Bagaimana orang lain mengenal kita sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus? Dari KTP, surat baptis, surat sidi, ataukah surat keanggotaan gereja? Semua identitas ini tidak menjamin bila perbuatan baik kita tidak tercermin dalam kehidupan kita (20, 26), inilah iman yang kosong dan mati. 

Benarkah bahwa iman yang benar seharusnya didasari pemahaman yang benar tentang siapa yang diimani? Dapatkah dibenarkan bilamana iman hanya berhenti sampai tingkat pemahaman saja? Jawaban bagi kedua pertanyaan ini adalah ‘tidak benar’. Mengapa demikian? Karena iman yang hanya muncul dari pengakuan tanpa penghayatan dalam kesehari-harian tidak menyelamatkan. Bukan dasar imannya — Yesus Kristus, yang tidak menyelamatkan, tetapi iman yang tidak terwujud dalam perbuatan merupakan slogan kosong yang hanya enak didengar tanpa membawa perubahan apa pun dalam dirinya, tak bedanya dengan pengakuan setan (19). Kepercayaan dan pengakuan setan bahwa Allah itu baik, Yesus Kristus adalah Anak Allah yang Maha tinggi, tidak membawa pengaruh apa pun baginya. 

Abraham dibenarkan bukan karena iman yang kosong, namun karena perbuatan yang selaras dengan imannya, sehingga Allah berkenan kepadanya (21-24). Tak ada gunanya bila ia hanya mengaku dan percaya bahwa Allah Maha Kuasa membangkitkan orang mati tetapi tidak sungguh-sungguh melaksanakan kehendak Allah. Julukan baginya: “Bapak orang beriman” dan “sahabat Allah” memang tepat disandangnya sebagai orang yang melakukan imannya. 

Kejadian 15:1-6 (TB) Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan: "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar."
Abram menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, apakah yang akan Engkau berikan kepadaku, karena aku akan meninggal dengan tidak mempunyai anak, dan yang akan mewarisi rumahku ialah Eliezer, orang Damsyik itu."
Lagi kata Abram: "Engkau tidak memberikan kepadaku keturunan, sehingga seorang hambaku nanti menjadi ahli warisku."
Tetapi datanglah firman TUHAN kepadanya, demikian: "Orang ini tidak akan menjadi ahli warismu, melainkan anak kandungmu, dialah yang akan menjadi ahli warismu."
Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: "Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya." Maka firman-Nya kepadanya: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." 
Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.  

Contoh lainnya Iman dan Perbuatan..
Yosua 2:11, 20-21 (TB)  Ketika kami mendengar itu, tawarlah hati kami dan jatuhlah semangat setiap orang menghadapi kamu, sebab TUHAN, Allahmu, ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah. 
Tetapi jika engkau mengabarkan perkara kami ini, maka bebaslah kami dari sumpah kepadamu itu, yang telah kausuruh kami ikrarkan."
Perempuan itu pun berkata: "Seperti yang telah kamu katakan, demikianlah akan terjadi." Sesudah itu dilepasnyalah orang-orang itu pergi, maka berangkatlah mereka. Kemudian perempuan itu mengikatkan tali kirmizi itu pada jendela. 

Banyak orang Percaya/Anak-anak Tuhan justru terlena sehingga tidak lagi melihat pentingnya perbuatan sebagai bukti nyata dari iman yang dimilikinya.

Yakobus menunjukkan ada iman yang mati, yaitu iman yang tidak disertai perbuatan (17). Ia tidak memisahkan antara iman dan perbuatan, tetapi ia menunjukkan imannya dengan perbuatan-perbuatannya (18). Iman yang benar mustahil tanpa disertai perbuatan yang benar. Iman tanpa perbuatan sungguh menyedihkan, karena disejajarkan dengan iman yang dimiliki setan-setan (19).

Teladan iman yang sejati dapat kita jumpai melalui kehidupan bapa orang beriman, Abraham. Imannya kepada Allah ditunjukkan melalui keberaniannya mengorbankan anaknya, Ishak. Allah pun memperhitungkan tindakannya sebagai kebenaran. Demikian juga dengan Rahab, seorang wanita yang dipandang rendah dan berdosa. Menurut penafsiran Yahudi, dikatakan bahwa Rahab sudah melacurkan diri selama 40 tahun, yaitu sejak ia berusia 10 tahun. Namun, ia pun dibenarkan karena keberaniannya menyambut para pengintai Israel dengan mempertaruhkan nyawanya. Keberaniannya itu adalah bukti dari imannya. Pesan Yakobus semakin jelas bahwa iman tanpa perbuatan adalah seperti mayat, tubuh tanpa roh. Iman seharusnya berpadu dengan perbuatan.

Allah menghendaki iman dinyatakan dalam perbuatan-perbuatan kita. Iman dan perbuatan adalah kesatuan yang tidak terpisahkan. Melalui perbuatan, kita menunjukkan dan membuktikan iman yang sejati di dalam kehidupan kita.

Kini kita bisa mulai berpikir, bagaimana mengekspresikan secara nyata iman kita kepada Kristus? Caranya adalah dengan mengisi hidup kita dengan mengasihi, memerhatikan pimpinan atau karyawan, suami atau istri atau anak-anak. Melalui perbuatan-perbuatan tersebut, kita berharap orang-orang yang kita kasihi juga merasakan iman yang sejati.

Kiranya, seluruh perbuatan kita menyatakan iman yang sejati kepada Allah.

Minggu, Oktober 27, 2024

Khotbah Minggu 27 Oktober 2024

Mazmur 34:8-10 (TB)  (34-9) Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!
(34-10) Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia! 
(34-11) Singa-singa muda merana kelaparan, tetapi orang-orang yang mencari TUHAN, tidak kekurangan sesuatu pun yang baik. 

Psalms 34:8-10 (NET)  Taste and see that the Lord is good! How blessed is the one who takes shelter in him!
Remain loyal to the Lord, you chosen people of his, for his loyal followers lack nothing!
Even young lions sometimes lack food and are hungry, but those who seek the Lord lack no good thing.

Mazmur ini ditulis dengan mengacu pada suatu peristiwa khusus, seperti yang tampak pada judulnya. Namun demikian, di dalamnya hanya ada sedikit yang secara khusus berkaitan dengan peristiwa itu, sebagian besarnya bersifat umum. Tetapi semuanya mengungkapkan rasa syukur kepada Allah dan menjadi pengajaran bagi kita. 
mendorong semua orang baik untuk percaya kepada Allah dan mencari-Nya (ay. 7-10).
Ia memberikan nasihat yang baik kepada kita semua, seperti kepada anak-anak, untuk bersikap waspada terhadap dosa, dan untuk menyadari kewajiban kita baik terhadap Allah maupun terhadap manusia (ay. 11)

Melihat kebaikan Tuhan, Yang paling utama bukanlah apa yang kita lihat di diri orang lain, namun lihatlah dan nikmati apa yang ada di diri Disetiap fase kehidupan kita, ada yang kita kecap, yang buruk dan yang baik. Dan kadang kita melupakan kebaikan - kebaikan Tuhan, dan hanya mengingat masa-masa sulit dan sukar. Hidup ini banyak keadaan, banyak situasi, tapi ingat setiap moment kehidupan, nikmati kasih dan berkat Tuhan di hidup kita.

Perhatikan bahwa janji-janji mazmur ini bersyarat, khusus bagi mereka yang sungguh-sungguh takut akan Tuhan. Allah berjanji untuk melepaskan kita dari rasa takut (ayat Mazm 34:5), menyelamatkan kita dari kesesakan (ayat Mazm 34:7,18), mengutus malaikat untuk berkemah sekeliling kita (ayat Mazm 34:8), menyediakan kebutuhan kita (ayat Mazm 34:10), memberikan kepada kita hidup melimpah (ayat Mazm 34:13), mendengarkan doa-doa kita (ayat Mazm 34:16), menghibur kita dengan kehadiran-Nya (ayat Mazm 34:19) dan menebus kita (ayat Mazm 34:23) -- tetapi hanya jikalau kita mencari Tuhan (ayat Mazm 34:5,11), berseru kepada-Nya (ayat Mazm 34:7), menghampiri dan takut akan Dia (ayat Mazm 34:8,10), menjaga lidah kita dari dosa dusta (ayat Mazm 34:14), tetap terpisah dari dunia yang jahat (ayat Mazm 34:15), melakukan perbuatan baik dan mencari perdamaian (ayat Mazm 34:15), mempunyai hati yang lunak (ayat Mazm 34:19) dan menjadi hamba-Nya (ayat Mazm 34:23).

Lukas 15:29-32 (TB) Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.
Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia.
Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.
Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali."

Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.
Banyak orang tidak menyadari berkat Tuhan dirumah Tuhan. Dia memiliki Kuasa untuk menjadi anak, yang adalah ahli waris apa yang dimiliki bapa. Seperti kisah Sulung dang bungsu, iya ada di rumah bapanya, segala kepunyaan bapa adalah milik sulung, yang merupakan implementasi kita, yang berada di rumah Bapa, setiap Minggu ke Gereja beribadah, setiap hari berdoa dan baca firman. Inilah yang menjadi pengharapan kita di rumah Tuhan, yang kadang luput dari pandangan kita. Kita melihat apa yang dimiliki orang lain, dan hanya melihat kesukaran yang kita alami. Padahal berkat Tuhan sedang dan sementara kita nikmati, entah besar atau kecil. 
Saat kita tidak bersyukur dengan keadaan kita, Tuhan tidak dirugikan, malah kitalah yang akan rugi, sebab berkat, belas kasih Tuhan mengalir saat kita bersyukur.

1 Petrus 4:7 (TB) Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.
Lukas 11:9 (TB)  Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Lukas 11:10 (TB)  Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Rahasia doa, Meminta

1. Nikmati apa yang ada
2. Bersyukur dengan segala keadaan
3. Lihatlah janji dan rencana Tuhan
4. Senantiasa bertekun dalam doa 

Yakobus 5:17 (TB)  Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Yakobus 5:18 (TB)  Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.  

Mujizat terjadi saat kita berdoa, keadaan bisa berubah karena doa. 

Yakobus 4:2 (TB) Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa. 
Ayub 42:2 (TB) "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. 


Minggu, Oktober 20, 2024

Khotbah Minggu 20 Oktober 2024

KOMUNITAS - TURUN SEPERTI YESUS

Filipi 2:5-7 (TB)  Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 
yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Philippians 2:5-7 (NET)  You should have the same attitude toward one another that Christ Jesus had,
who though he existed in the form of God did not regard equality with God as something to be grasped,
but emptied himself by taking on the form of a slave, by looking like other men, and by sharing in human nature.

Paulus menitikberatkan bagaimana Yesus meninggalkan kemuliaan yang tiada taranya di sorga dan mengambil kedudukan yang hina sebagai hamba, serta taat sampai mati untuk kepentingan orang lain (ayat Fili 2:5-8). Kerendahan hati dan pikiran Kristus harus terdapat dalam para pengikut-Nya, yang terpanggil untuk hidup berkorban dan tanpa mementingkan diri, mempedulikan orang lain dan berbuat baik kepada mereka.

Murid Kristus mengutamakan orang lain.
Orang Kristen hendaknya mengutamakan orang lain, sehati, sepikir dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan (ayat 1-4). Paulus ingin orang percaya di Filipi berbeda dari orang yang tidak percaya, yang hanya mementingkan diri sendiri. Di dalam Kristus, egoisme, individualisme tidak mendapat tempat. Sebaliknya di dalam Kristus orang akan rela untuk saling menasehati, menghiburkan, bersekutu dalam Roh, mengobarkan kasih mesra dan belas kasihan.

Hidup Yesus memberdayakan jemaat. Jemaat ada, Kristen beroleh iman dan jatidirinya disebabkan oleh langkah-langkah ketaatan Yesus Kristus seperti yang nyata di dalam inkarnasi, kematian dan kebangkitan-Nya. Pengosongan diri Kristus itu telah memungkinkan terwujudnya keselamatan (ayat 5-10). Pengosongan diri Kristus itu hendaknya kini memberdayakan semua Kristen untuk memiliki prinsip hidup yang sama secara nyata. Hidup Kristus itu berkuasa untuk mengubah kita yang beriman kepada-Nya untuk menolak pementingan diri sendiri, demi untuk menyukakan hati Allah.

SIKAP YANG BENAR SAAT BERHADAPAN DENGAN ORANG LAIN 

Dalam hidup berkomunikasi harus mencontohi sikap Tuhan Yesus yakni Turun (menjadi sama dengan manusia
Anak Tuhan harus menjadi berkat, maka itu belajar dari Tuhan Yesus, dimana Tuhan Yesus itu Turun dan mendengar.

Matius 9:11-13 (TB) Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.
Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."(

Matius 15:22-24 (TB) Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: "Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita."
Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: "Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak."
Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
(Anak Tuhan harus belajar banyak mendengar)

1 Samuel 15:19-20 (TB) Mengapa engkau tidak mendengarkan suara TUHAN? Mengapa engkau mengambil jarahan dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN?" 
Lalu kata Saul kepada Samuel: "Aku memang mendengarkan suara TUHAN dan mengikuti jalan yang telah disuruh TUHAN kepadaku dan aku membawa Agag, raja orang Amalek, tetapi orang Amalek itu sendiri telah kutumpas. 

Dalam komunitas kadang kala kita gagal mendengarkan orang lain. Ada banyak orang memutuskan kehidupannya, dengan berbagai cara. Apakah itu karena kurangnya orang disekelilingnya untuk mendengarkan keluh kesahnya?

Amsal 17:14 (TB) Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai. 

Anak-Anak Tuhan, harus ;
1. Lebih banyak menggunakan Telinga daripada mulut. (Dalam Kasih dan Kebijaksanaan)
Yakobus 1:19 (TB) Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;

2. Lebih fokus melakukan dari pada mencari alasan
1 Samuel 15:15-16 (TB) Jawab Saul: "Semuanya itu dibawa dari pada orang Amalek, sebab rakyat menyelamatkan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dengan maksud untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu; tetapi selebihnya telah kami tumpas." 
Lalu berkatalah Samuel kepada Saul: "Sudahlah! Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang difirmankan TUHAN kepadaku tadi malam." Kata Saul kepadanya: "Katakanlah." 

3. Lebih banyak mengevaluasi diri daripada mengoreksi 
1 Samuel 15:24-25 (TB)  Berkatalah Saul kepada Samuel: "Aku telah berdosa, sebab telah kulangkahi titah TUHAN dan perkataanmu; tetapi aku takut kepada rakyat, karena itu aku mengabulkan permintaan mereka. 
Maka sekarang, ampunilah kiranya dosaku; kembalilah bersama-sama dengan aku, maka aku akan sujud menyembah kepada TUHAN." 

Marilah memilihi sikap lebih banyak mendengar, melakukan, dan mengevaluasi diri.

BERKAT MENDENGAR
Lukas 11:28 (TB) Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya." Bahagia jadi bagian kita dan orang disekitar kita.
Lukas 10:42 (TB) tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya." Bagian terbaik tidak hilang dari hidup kita.
Yohanes 10:28 (TB) dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Berujung pada kemenangan hidup di dunia ini dan dalam kekekalan.



Minggu, Oktober 13, 2024

Khotbah Minggu 13 Okt 2024 Bitung's Thanksgiving

AMAN DALAM LINDUNGAN TUHAN

Mazmur 91:1-2 (TB)  Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa 
akan berkata kepada TUHAN: "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai." 

Psalms 91:1-2 (NET)  As for you, the one who lives in the shelter of the sovereign One, and resides in the protective shadow of the mighty king –
I say this about the Lord, my shelter and my stronghold, my God in whom I trust –

Satu pujian lama ;

AMAN DALAM LINDUNGAN TUHAN

AMAN DALAM LINDUNGAN TUHAN
ORANG-ORANG YANG BERHARAP KEPADA-NYA
ADALAH SEPERTI GUNUNG SION YANG TAK  AKAN GOYAH
DAN KEKAL UNTUK SELAMA-LAMANYA

Reff
SORAK-SORAI HALELUYA
TERPUJILAH TUHAN SELAMANYA
SORAK-SORAI HALELUYA
KU AMAN DALAM PERLINDUNGAN TUHAN

Kita melihat ada banyak kejadian, keadaan, situasi, kondisi yang membuat kita, orang lain, bahkan satu negara bisa menakutkan, dan mencekam, hingga kita menjadi was-was dengan hal-hal itu. Akan dampaknya, akibatnya terhadap diri kita, dan kadang membuat kita salah dalam bertindak.

Karna itu kita perlu aman dalam lindungan Tuhan
Mazmur 91:14-16 (TB)  "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. 
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya. 
Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku." 

Ada Tujuh berkat perlindungan Tuhan pada kita;
1. Perlindungan pertama, Tuhan akan meluputkan kita dari bahaya; sesuatu hal yang akan/sementara terjadi/datang, dan Tuhan meluputkannya (membuat meleset sebab hampir mengenai) dari kehidupan kita. Tuhan tidak akan membiarkan bahaya mendekati kehidupan Kita apabila hati kita melekat pada Tuhan.

2. Perlindungan Kedua, Tuhan akan membentengi kita dari bahaya ; secara substansial benteng melebihi kekuatan rumah, benteng tebal, kokoh, bahkan didirikan tinggi, untuk membuat satu daerah aman. 
Begitu juga bila kita di dalam Tuhan, aman karna benteng Tuhan kokoh untuk menghalang bahaya dari hidup kita, apabila hati kita melekat pada Tuhan.

3. Perlindungan Ketiga, Tuhan akan Menjawab Doa ; perlindungan yang memberi pertolongan yang kita minta di dalam Doa kepada Tuhan. apabila hati kita melekat pada Tuhan.

4. Perlindungan Keempat, Tuhan akan menyertai kita dalam bahaya; perlindungan Tuhan yang memberi ketentraman, damai sejahtera. Tuhan berjalan bersama kita dalam segala masa, keadaan hidup kita. 
Yesaya 46:3-4 (TB) "Dengarkanlah Aku, hai kaum keturunan Yakub, hai semua orang yang masih tinggal dari keturunan Israel, hai orang-orang yang Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak dari rahim. 
Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu. 
Tuhan menyertai apabila hati kita melekat pada Tuhan.

5. Perlindungan Kelima, Tuhan akan memuliakan kita dalam segala keadaan kita. Perlindungan Tuhan dari segala niat jahat orang terhadap kita. Ketika kita sukses, berhasil, dalam karir, usaha, jangan lupakan Tuhan. Karena perlindungan ini terjadi apabila hati kita melekat pada Tuhan.

6. Perlindungan Keenam, Tuhan akan mengenyangkan kita, merupakan perlindungan Tuhan saat kita sedang menikmati berkat-berkat Tuhan. Tuhan berjaga, waspada di sekeliling kita, agar kita bisa kenyang menikmati segala berkat yang Tuhan adakan dalam hidup kita. Sampai kita kenyang apabila hati kita melekat pada Tuhan.

7. Perlindungan Ketujuh, Tuhan memberi keselamatan kepada kita; saat keadaan kita rumit, butuh uang, butuh penyelesaian masalah, perlu jalan keluar atas situasi hidup kita. Tuhanlah sumber Keselamatan kita, Tuhan menyelamatkan kita dari segala keadaan kita, berkali-kali akan Tuhan tolong. Mujizat Tuhan tidak akan habis dihidup kita. Karena itu saudara marilah kita lekatkan Hati Kita kepada Tuhan.

Minggu, Oktober 06, 2024

Khotbah Minggu 6 Oktober 2024

Ibadah Perjamuan Kudus 
Dr. David Livingstone Araro 

Efesus 3:18-19 (TB)  Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

Ephesians 3:18-19 (NET)  you may be able to comprehend with all the saints what is the breadth and length and height and depth,
and thus to know the love of Christ that surpasses knowledge, so that you may be filled up to all the fullness of God.

Doa Rasul Paulus, Paulus berdoa agar jemaat memahami kasih Kristus (ayat 18). Paulus juga berdoa agar makin mengenal kasih Kristus. Dengan semakin mempraktikkan kasih, kasih semakin dikenal dan dihayati.
Paulus mengambil alih ungkapan itu dengan maksud menonjolkan peranan Kristus dalam pemulihan dunia. Baiklah dilihat dimensi-dimensi eskatologis yang ada pada bait Allah dan Tanah Suci seperti digambarkan Yeh 40:1-45:25 dan Wah 21:9 dst. Kalau mau diperincikan lebih jauh boleh dikatakan bahwa ukuran-ukuran itu ialah ukuran "rahasia" penyelamatan, tegasnya ukuran "kasih" Kristus yang merupakan sumber "rahasia" itu. Sama seperti halnya dengan Hikmat Allah, Ayu 11:8-9, dimensi-dimensi itu melampaui segala ukuran manusia. Bdk Efe 1:17-19,23; 2:7; 3:8; Kol 2:2.
Tugas pokok Hamba Tuhan adalah Doa & Firman

Tuhan taruh dalam hatinya untuk mendoakan agar Jemaat :
1. Memahami dan mengenal Kasih Kristus
    Ada yang sudah jadi anak Tuhan / jemaat Tuhan namun kadang akal kita tidak memahami menjangkau mengenal Kasih Kristus, yang kadang kala dipengaruhi kasih Pola/Budaya Dunia.
Yohanes 8:2-11 (TB) Pagi-pagi benar Ia berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada-Nya. Ia duduk dan mengajar mereka.
Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah
lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. 
Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"  
Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah.
Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah. 
Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

Tindakan Kristus untuk menghindar dari perangkap yang dipasang orang-orang Yahudi, yang membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
Ketika Tuhan Yesus sepertinya tidak menyetujui melempari batu pada perempuan itu, orang Farisi marah.

Matius 9:9-11 (TB)  Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia. 
Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. 
Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"

Pada saat itu orang2 Farisi marah, mencemooh melihat Tuhan Yesus makan bersama pemungut cukai, yang berdosa. 

Lukas 19:7-10 (TB) Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa." 
Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."
Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham.
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

Orang' Farisi bereaksi marah, mencemooh, menertawakan apa yang Tuhan Yesus kerjakan.

Lukas 15:28-30 (TB) Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia.
Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.
Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia.

Anak Bungsu yang menyakiti, memalukan orang tuanya, namun saat dia pulang, dia disambut dengan luar biasa oleh ayahnya. Tapi anak yang sulung marah, kecewa dengan tindakan perlakuan ayahnya kepada anak bungsu. Inilah sedikit contoh Anak Tuhan yang tidak mengenal Kasih Allah.

Matius 27:42-44 (TB) "Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya.
Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah." 
Bahkan penyamun-penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela-Nya demikian juga. 

Orang yang tidak paham Kasih Allah, mencemooh Kasih Tuhan, memberi reaksi yang keliru ketika Kasih itu dinyatakan.

2 Korintus 12:7-10 (TB) Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri. 
Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. 
Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. 
Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.

Rasul Paulus rupanya tidak mengenal duri dalam dagingnya (sakit). Tuhan luaskan Rasul Paulus mengalami pergumulan. 

Orang apabila tidak memahami Kasih Tuhan, maka
1. Orang bisa Marah
2. Orang bisa Cuek
3. Orang bisa mengabaikan

Tapi bila kita memahami, mengerti Kasih Tuhan
1. Tidak akan berbuat dosa lagi
2. Kita akan berubah dari pola hidup yang lama, menjadi berkenan dihadapan Tuhan.
3. Akan senantiasa bersyukur
4. Tidak mudah terpancing amarah
5. Tidak akan salah tanggap

Karir kita, usaha, kesehatan, keberhasilan kita semua karna Kasih Tuhan.

Berkali kali Kau menolong
Berkali kali Kau kuatkan
Dalam rasa sakit engkau ada
Yesus setia

Berkali kali kau menolong
Berkali kali kau kuatkan
Dalam lembah kelam Engkau ada
Yesus setia



Minggu, September 29, 2024

Khotbah Minggu 29 September 2024

CCTV Tuhan

Amsal 15:3 (TB)  Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik. 

Proverbs 15:3 (NET)  The eyes of the Lord are in every place, keeping watch on those who are evil and those who are good.

CCTV Closed-Circuit Television yang berarti televisi sirkuit tertutup. CCTV merupakan kamera pengawas yang berfungsi untuk merekam dan mentransmisikan situasi suatu area ke layar monitor tertentu, biasanya digunakan untuk mengawasi atau menyediakan sistem keamanan.

KEMAMPUAN CCTV 
1. Kualitas Ketajaman; 
    Mazmur 139:15
    Mazmur 139:15 (TB)  Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; 
    1 Sam 16:7
1 Samuel 16:7 (TB) Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." 
    Ibrani 4:13
Ibrani 4:13 (TB) Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

2. Materi Rekam ;
    Yeremia 16:17
Yeremia 16:17 (TB)  Sebab Aku mengamat-amati segala tingkah langkah mereka; semuanya itu tidak tersembunyi dari pandangan-Ku, dan kesalahan mereka pun tidak terlindung di depan mata-Ku. 
    Yeremia 32:19
Yeremia 32:19 (TB) besar dalam rancangan-Mu dan agung dalam perbuatan-Mu; mata-Mu terbuka terhadap segala tingkah langkah anak-anak manusia dengan mengganjar setiap orang sesuai dengan tingkah langkahnya dan sesuai dengan buah perbuatannya; 
    Amsal 5:21
Amsal 5:21 (TB) Karena segala jalan orang terbuka di depan mata TUHAN, dan segala langkah orang diawasi-Nya. 

3. Kualitas Rekaman ;
    Amsal 15:3
Amsal 15:3 (TB) Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik. 
CCTV Tuhan ada disegala tempat
    & Penyimpanan
    Wahyu 20:12
Wahyu 20:12 (TB) Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. 
Kuantitas penyimpanan CCTV Tuhan untuk seumur hidup kita, tercatat sampai saat penghakiman kita. Bisa dihapus? BISA, 1 Yohanes 1:9
Jika kita mengaku dosa, Tuhan akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan

MANFAAT CCTV
1. Mengawasi Aset ; melihat 1*24 jam, kontrol pintu, alat.
2. Bukti Kejahatan ; kasus kopi mirna, pembunuhan bos Sanex 2012, pembunuhan anak Tamara Tyasmara.
3. Meningkatkan Kinerja ; menurun tingkat kejahatan, menjaga SOP Perusahaan.

Membangun kesadaran bahwa 
❤️Tuhan melihat setiap pergumulan kita
❤️ Berpikir, berbicara dan bertindak hati-hati
Apapun yang kita lakukan untuk Tuhan, Tuhan melihat segala upaya kita dalam melayani Tuhan. Dalam segala hal Tuhan Tahu, baik yang nampak, maupun yang tersembunyi, baik saat tidak sendiri maupun saat seorang diri.

Tuhan yang Maha Tahu, Maha Mengerti, hanya marilah kita : 
Yosua 1:6-7 (TB)  Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka. 
Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. 

Pengkhotbah 12:14 (TB) Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.

Amin... Marilah Hidup untuk Tuhan..

Minggu, September 22, 2024

Khotbah Minggu 22 September 2024

❤️❤️❤️RAHASIA KETAATAN

Kejadian 3:1-6 (TB) Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, 
tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."
Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, 
tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."
Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya. 

Godaan selalu datang dalam kehidupan. Namun, godaan terbesar berasal dari diri sendiri. Kita bisa menduga buah pohon itu kerap dilirik manusia. Alkitab menyebutkan bahwa buah pohon mengundang daya tarik untuk dimakan (6). Keberadaan pohon itu agaknya semenjak awal menarik perhatian manusia. Kenapa Tuhan menaruh pohon tersebut dalam taman itu? Padahal buah itu tidak boleh dimakan Adam dan Hawa?
Agar supaya manusia Taat akan perintah Allah.

❤️Dalam Kolose 3, ketika kita Taat itu menyenangkan Tuhan. Hal yang paling berharga bagi kita adalah menyenangkan Tuhan. Korban terbaik kita bagi Tuhan.

Kolose 3:20 (TB)  Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan. 

Colossians 3:20 (NET)  Children, obey your parents in everything, for this is pleasing in the Lord.
 

❤️ Ketaatan itulah persembahan Terbaik kita pada Tuhan, sebab harga Ketaatan itu mahal.

1 Samuel 15:1-3, 8-11, 20-23 (TB)  Berkatalah Samuel kepada Saul: "Aku telah diutus oleh TUHAN untuk mengurapi engkau menjadi raja atas Israel, umat-Nya; oleh sebab itu, dengarkanlah bunyi firman TUHAN. 
Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. 
Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai." 
Agag, raja orang Amalek, ditangkapnya hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya ditumpasnya dengan mata pedang. 
Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas mereka. 
Lalu datanglah firman TUHAN kepada Samuel, demikian: 
"Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak melaksanakan firman-Ku." Maka sakit hatilah Samuel dan ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman. 
Lalu kata Saul kepada Samuel: "Aku memang mendengarkan suara TUHAN dan mengikuti jalan yang telah disuruh TUHAN kepadaku dan aku membawa Agag, raja orang Amalek, tetapi orang Amalek itu sendiri telah kutumpas. 
Tetapi rakyat mengambil dari jarahan itu kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dari yang dikhususkan untuk ditumpas itu, untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di Gilgal." 
Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan
Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja." 


❤️ Ketaatan merupakan Kebanggaan Tuhan.

Filipi 2:8-9 (TB)  Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 

Philippians 2:8-9 (NET)  He humbled himself, by becoming obedient to the point of death – even death on a cross!
As a result God exalted him and gave him the name that is above every name,

❤️ Ketaatan mendatangkan Kemuliaan bagi Allah, dan Berkat bagi kita

Daniel 6:7-10, 22-28 (TB)  (6-8) Semua pejabat tinggi kerajaan ini, semua penguasa dan wakil raja, para menteri dan bupati telah mufakat, supaya dikeluarkan kiranya suatu penetapan raja dan ditetapkan suatu larangan, agar barangsiapa yang dalam tiga puluh hari menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali kepada tuanku, ya raja, maka ia akan dilemparkan ke dalam gua singa.
(6-9) Oleh sebab itu, ya raja, keluarkanlah larangan itu dan buatlah suatu surat perintah yang tidak dapat diubah, menurut undang-undang orang Media dan Persia, yang tidak dapat dicabut kembali."
(6-10) Sebab itu raja Darius membuat surat perintah dengan larangan itu. 
(6-11) Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya. 
(6-23) Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan." 
(6-24) Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya. 
(6-25) Raja memberi perintah, lalu diambillah orang-orang yang telah menuduh Daniel dan mereka dilemparkan ke dalam gua singa, baik mereka maupun anak-anak dan isteri-isteri mereka. Belum lagi mereka sampai ke dasar gua itu, singa-singa itu telah menerkam mereka, bahkan meremukkan tulang-tulang mereka. 
(6-26) Kemudian raja Darius mengirim surat kepada orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa, yang mendiami seluruh bumi, bunyinya: "Bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu!
(6-27) Bersama ini kuberikan perintah, bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir. 
(6-28) Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa."
(6-29) Dan Daniel ini mempunyai kedudukan tinggi pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu.

Ketaatan kita menyenangkan, membanggakan, dan memuliakan Tuhan. Ketaatan kepada Tuhan mendatangkan berkat dihidup kita.

Minggu, September 15, 2024

Khotbah 15 September 2024

Kitab Kehidupan
Pdt. Dr. David Livingstone Araro

Wahyu 20:12 (TB)  Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. 

Revelation 20:12 (NET)  And I saw the dead, the great and the small, standing before the throne. Then books were opened, and another book was opened – the book of life. So the dead were judged by what was written in the books, according to their deeds.

Kitab Kehidupan / Kitab Kekekalan 
Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Kitab-kitab ini catatannya apa?  Apa yang tertulis dalam Kitab Kehidupan dan apa konsekuensinya?

Mari kita lihat yang tertulis dalam Alkitab 

💌Kitab Kehidupan
🖋️Mazmur 69:28 (TB)  (69-29) Biarlah mereka dihapuskan dari kitab kehidupan, janganlah mereka tercatat bersama-sama dengan orang-orang yang benar! 
🖋️Filipi 4:3 (TB) Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan.
🖋️Wahyu 3:5 (TB)  Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.
🖋️Wahyu 13:8 (TB)  Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih. 
🖋️Wahyu 20:15 (TB)  Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.
🖋️Wahyu 21:27 (TB)  Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. 

Kitab Kehidupan merupakan kitab yang berisi daftar nama orang benar yang akan masuk sorga; orang yang berjuang dalam pelayanan, menang dalam pertandingan iman, menjaga kekudusan, dan setia kepada Tuhan.

💌Kumpulan kitab-kitab lainnya;
Berisi catatan-catatan kehidupan kita; uraian apa yang kita kerjakan, sebagai dasar dari pemberian upah maupun penghakiman.
🖋️Roma 14:10 (TB) Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah. 
🖋️2 Korintus 5:10 (TB)  Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. 

Empat aplikasi :
1. Pastikan nama kita tercatat dalam Kitab Kehidupan.
✨Lukas 10:20 (TB)  Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."
✨Matius 7:21 (TB)  Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

2. Pastikan untuk Tetap Setia 
✨Kolose 2:6-7 (TB)  Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. 
Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Ada banyak penyesatan Tapi Kita Harus Tetap Setia
Ada banyak pergumulan Tapi Kita Harus Tetap Setia
Ada banyak tantangan  hidup Tapi Kita Harus Tetap Setia
Ada banyak kesulitan Tapi Kita Harus Tetap Setia
Masalah tetap ada, tapi
Sekali Jadi Anak Tuhan tetap Jadi Anak Tuhan..

3. Pastikan untuk berHati-hati dalam Menjalani Kehidupan 
✨Yosua 1:8 (TB) Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. 
✨Zakharia 4:9 (TB) "Tangan Zerubabel telah meletakkan dasar Rumah ini, dan tangannya juga akan menyelesaikannya. Maka kamu akan mengetahui, bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu. 

4. Pastikan untuk Setia dalam Pekerjaan Tuhan
✨1 Korintus 15:58 (TB)  Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
✨Kisah Para Rasul 10:4 (TB) Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa, Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.
Tuhan memperhitungkan setiap pengorbanan pelayanan terhadap Tuhan. 
Mari Tetap Setia Melakukan Kehendak Tuhan, agar nama kita tercatat dalam Kitab Kehidupan.
Haleluya...

Minggu, September 08, 2024

AKU BERASAL DARI ALLAH Minggu 8 September 2024

AKU BERASAL DARI ALLAH

Pdt. Seba Daud
Gembala GPdI Beth Eden Manado Tua

1 Yohanes 4:4 (TB) Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

1 John 4:4 (NET) You are from God, little children, and have conquered them, because the one who is in you is greater than the one who is in the world.

KAMU BERASAL DARI ALLAH, sudara2. Ada banyak suku, ada banyak asal, tapi satu hal harus kita sadari, bahwa kita berasal dari Allah. 
Tidak mudah kita menjalani hidup ini. Ada saatnya kita berlimpah, ada saatnya kita kekurangan, tapi biasanya Tuhan mengosongkan sesuatu untuk diisinya dengan berlimpah-limpah. Allah sanggup kita melakukan segala sesuatu bagi kita. 

AKU BERASAL DARI ALLAH 
🎁 Orang yang berasal dari Allah Kuat menghadapi tantangan hidup.
Kita banyak tantangan, namun Allah sumber segala sesuatu. Sumber Kekuatan, hikmat, sukacita, berkat.
🎁 Orang yang berasal dari Allah akan terus melihat Mujizat Allah. 
Kita akan terus mengalami Mujizat dalam hidup kita. Saya mengimani satu hal Membuat Tuhan terheran-heran melihat pelayanan kita padaNya, maka Tuhanpun akan buat kita terheran-heran dengan segala perbuatanNya. 
🎁 Orang yang berasal dari Allah tidak dapat ditundukkan oleh dunia.
Saudara hati - hatilah saat kita sedang berada *diatas, ada banyak godaan, cobaan yang akan dihadapi. Namun ingat satu hal, kekuatan dunia tidak dapat menundukkan orang yang berasal dari Allah. 
🎁 Orang yang berasal dari Allah tidak dapat dilenyapkan oleh siapapun. Kisah Para Rasul 5:34-39 (TB) Tetapi seorang Farisi dalam Mahkamah Agama itu, yang bernama Gamaliel, seorang ahli Taurat yang sangat dihormati seluruh orang banyak, bangkit dan meminta, supaya orang-orang itu disuruh keluar sebentar.
Sesudah itu ia berkata kepada sidang: "Hai orang-orang Israel, pertimbangkanlah baik-baik, apa yang hendak kamu perbuat terhadap orang-orang ini!
Sebab dahulu telah muncul si Teudas, yang mengaku dirinya seorang istimewa dan ia mempunyai kira-kira empat ratus orang pengikut; tetapi ia dibunuh dan cerai-berailah seluruh pengikutnya dan lenyap.
Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas, seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya.
Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap,
tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah." Nasihat itu diterima.

Jadilah anak-anak Tuhan yang bersemangat dalam Tuhan. Firman Allah adalah jaminan hidup kita. Imani dan lakukan Firman Allah. Kamu berasal dari Allah, dan hidupmu dijamin oleh Allah. Amin.

Minggu, September 01, 2024

Alkitab adalah Kebenaran

Alkitab itu Kebenaran

Daniel 2:1-5 (TB)  Pada tahun yang kedua pemerintahan Nebukadnezar bermimpilah Nebukadnezar; karena itu hatinya gelisah dan ia tidak dapat tidur.
Lalu raja menyuruh memanggil orang-orang berilmu, ahli jampi, ahli sihir dan para Kasdim, untuk menerangkan kepadanya tentang mimpinya itu; maka datanglah mereka dan berdiri di hadapan raja.
Kata raja kepada mereka: "Aku bermimpi, dan hatiku gelisah, karena ingin mengetahui mimpi itu." 
Lalu berkatalah para Kasdim itu kepada raja (dalam bahasa Aram): "Ya raja, kekallah hidupmu! Ceriterakanlah kepada hamba-hambamu mimpi itu, maka kami akan memberitahukan maknanya."
Tetapi raja menjawab para Kasdim itu: "Aku telah mengambil keputusan, yakni jika kamu tidak memberitahukan kepadaku mimpi itu dengan maknanya, maka kamu akan dipenggal-penggal dan rumah-rumahmu akan dirobohkan menjadi timbunan puing; 

Daniel 2:1-5 (NET)  In the second year of his reign Nebuchadnezzar had many dreams. His mind was disturbed and he suffered from insomnia.
The king issued an order to summon the magicians, astrologers, sorcerers, and wise men in order to explain his dreams to him. So they came and awaited the king’s instructions.
The king told them, “I have had a dream, and I am anxious to understand the dream.”
The wise men replied to the king: [What follows is in Aramaic] “O king, live forever! Tell your servants the dream, and we will disclose its interpretation.”
The king replied to the wise men, “My decision is firm. If you do not inform me of both the dream and its interpretation, you will be dismembered and your homes reduced to rubble!

Mimpi Nebukadnezar (2:1-13)

Kita sangat sulit menentukan kapan kisah ini terjadi. Disebutkan bahwa kejadiannya pada tahun kedua pemerintahan Nebukadnezar (ay. 1). Daniel dibawa ke Babel pada tahun pertama pemerintahannya, dan sepertinya dia dididik selama tiga tahun sebelum dibawa menghadap raja (1:5). Kalau begitu bagaimanakah kisah ini bisa terjadi pada tahun kedua? Boleh jadi, meskipun telah ditentukan tiga tahun guna mendidik anak-anak muda yang lain, ternyata Daniel begitu lebih cepat maju hingga diberi tugas pada waktu dia baru satu tahun mengikuti pendidikan. Ini berarti bahwa pada tahun kedua dia sudah sangat pantas bekerja. Ada yang beranggapan bahwa kisah itu terjadi pada tahun kedua sesudah Nebukadnezar mulai memerintah seorang diri, atau pada tahun kelima atau keenam sejak ia mulai memerintah bersama ayahnya. Ada juga yang memahami hal ini terjadi pada tahun yang kedua, yaitu tahun kedua sesudah Daniel dan teman-temannya menghadap raja, dalam kerajaan Nebukadnezar, atau dalam pemerintahannya. Seperti halnya Yusuf, yang dalam tahun kedua setelah memperoleh kemampuan mengartikan mimpi, menunjukkan dan menguraikan mimpi Firaun, begitu juga Daniel, pada tahun kedua setelah ia menguasai keahlian itu lalu memberikan jasanya ini. Saya lebih menerima kemungkinan-kemungkinan ini daripada beranggapan, seperti beberapa orang, bahwa hal ini terjadi pada tahun kedua setelah Nebukadnezar menaklukkan Mesir, yakni tahun ketiga puluh enam pemerintahannya. Karena tampaknya, sesuai yang bisa kita baca di Kitab Yehezkiel, Daniel terkenal karena hikmat dan juga ketekunannya dalam berdoa, jauh sebelum itu. Oleh sebab itu bagian atau kisah ini menunjukkan bagaimana ia sampai menjadi begitu terkenal, sebab kedua hal ini tentu saja harus disebutkan pada awal pemerintahan Nebukadnezar.

I. Kebingungan Nebukadnezar karena mimpi yang dialaminya tidak diingatnya lagi (ay. 1): bermimpilah Nebukadnezar, yaitu, ia mendapat sebuah mimpi yang terdiri atas berbagai bagian yang berbeda, atau yang mengisi kepalanya begitu rupa sehingga rasanya ia mendapat banyak mimpi. Salomo berbicara tentang sebagaimana mimpi banyak, yang anehnya membingungkan dan mengandung perkataan sia-sia banyak (Pkh. 5:6). Mimpi Nebukadnezar ini tidak mengandung makna apa pun selain yang dapat disejajarkan dengan banyak mimpi biasa, dan sering kali menggambarkan hal-hal aneh kepada manusia seperti yang disebutkan di sini. Namun, ada kesan yang ditimbulkan padanya dari mimpi itu, yang mengandung bukti yang tidak diragukan lagi bahwa mimpi itu bersifat ilahi dan menubuatkan sesuatu

II. Percobaan Nebukadnezar terhadap para ahli sihir dan ahli nujum untuk mengetahui apakah mereka mampu mengatakan mimpi apa yang dialaminya, tetapi yang tidak diingatnya lagi. Mereka ini langsung dipanggil, untuk menerangkan kepadanya tentang mimpinya itu (ay. 2). Banyak hal yang kesannya kita simpan, namun kehilangan bayangannya. Meskipun kita tidak dapat mengatakan seperti apa hal itu, kita tahu bagaimana kita dipengaruhi olehnya. Demikian juga halnya dengan raja ini. Mimpinya terlepas dari ingatannya, dan dia tidak mungkin mengingatnya kembali. Namun, dia yakin bisa mengingatnya lagi apabila mendengarnya kembali. Allah mengatur sedemikian rupa hingga Daniel memperoleh kehormatan lebih besar, dan melalui dia, Allah Daniel juga. Perhatikanlah, Allah adakalanya mencapai tujuan-Nya dengan menghapus sesuatu dari ingatan manusia di samping menaruh sesuatu di dalam ingatan mereka. Para ahli sihir mungkin saja merasa bangga karena dipanggil menghadap ke kamar tidur raja, untuk melayani dia sesuai jabatan mereka.

Daniel 2:27-45 (TB) Daniel menjawab, katanya kepada raja: "Rahasia, yang ditanyakan tuanku raja, tidaklah dapat diberitahukan kepada raja oleh orang bijaksana, ahli jampi, orang berilmu atau ahli nujum.
Tetapi di sorga ada Allah yang menyingkapkan rahasia-rahasia; Ia telah memberitahukan kepada tuanku raja Nebukadnezar apa yang akan terjadi pada hari-hari yang akan datang. Mimpi dan penglihatan-penglihatan yang tuanku lihat di tempat tidur ialah ini: 
Sedang tuanku ada di tempat tidur, ya tuanku raja, timbul pada tuanku pikiran-pikiran tentang apa yang akan terjadi di kemudian hari, dan Dia yang menyingkapkan rahasia-rahasia telah memberitahukan kepada tuanku apa yang akan terjadi. 
Adapun aku, kepadaku telah disingkapkan rahasia itu, bukan karena hikmat yang mungkin ada padaku melebihi hikmat semua orang yang hidup, tetapi supaya maknanya diberitahukan kepada tuanku raja, dan supaya tuanku mengenal pikiran-pikiran tuanku. 
Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan.
Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga,
sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat. 
Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk.
Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.
Itulah mimpi tuanku, dan sekarang maknanya akan kami katakan kepada tuanku raja: 
Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta langit telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan,
dan yang ke dalam tangannya telah diserahkan-Nya anak-anak manusia, di mana pun mereka berada, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan yang dibuat-Nya menjadi kuasa atas semuanya itu — tuankulah kepala yang dari emas itu. 
Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku; kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi.
Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu; dan seperti besi yang menghancurluluhkan, maka kerajaan ini akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya. 
Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, bahwa kerajaan itu terbagi; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat. 
Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat, demikianlah kerajaan itu akan menjadi keras sebagian dan rapuh sebagian.
Seperti tuanku lihat besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat.
Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya, 
tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai."

🖋️ Patung kepala dari emas : Kerajaan Babilonia (605-539 SM)
🖋️ Dada dan lengan dari Perak : kerajaan Media - Persia (539-331 SM)
🖋️ Perut dan pinggang dari Tembaga : Kerajaan Yunani (331-168 SM)
🖋️ Paha dari Besi : Kerajaan Romawi (168 SM - 476 M)
🖋️ Kaki dari besi dan tanah liat : Kerajaan Modern (476-Kedatangan Tuhan kedua kali)

Kitab Suci umat Kristen bukan hanya bicara Moral melainkan Nubuatan. Daniel ditahun 604 SM sudah disingkapkan Tuhan, kerajaan - kerajaan yang nanti akan berkuasa. Peristiwa yang belum terjadi dan tersingkap melalui Nubuatan Tuhan melalui Daniel.

Apa yang disampaikan Alkitab itu Benar. Mari percaya Alkitab dengan segala Tulisan di dalamnya. Tetap setia menjalankan kebenaran Firman Allah, sebab Janji Firman Allah menjadi jaminan Keselamatan umat yang setia. 

Entri yang Diunggulkan

Prayer In The Morning

  Prayer To God in the Morning Psalm 143:8 New International Version (NIV) 8  Let the morning bring me word of your unfailin...