Senin, Januari 13, 2025

Khotbah Doa Puasa Awal Tahun Senin,13 Januari 2025

Lukas 18:1-8 (TB)  Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.
Kata-Nya: "Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun.
Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hakku terhadap lawanku.
Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun,
namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku."
Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu!
Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?
Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

Luke 18:1-8 (NET)  Then Jesus told them a parable to show them they should always pray and not lose heart.
He said, “In a certain city there was a judge who neither feared God nor respected people.
There was also a widow in that city who kept coming to him and saying, ‘Give me justice against my adversary.’
For a while he refused, but later on he said to himself, ‘Though I neither fear God nor have regard for people,
yet because this widow keeps on bothering me, I will give her justice, or in the end she will wear me out by her unending pleas.’”
And the Lord said, “Listen to what the unrighteous judge says!
Won’t God give justice to his chosen ones, who cry out to him day and night? Will he delay long to help them?
I tell you, he will give them justice speedily. Nevertheless, when the Son of Man comes, will he find faith on earth?”

Yesus mengajar kepada murid-murid bahwa kita harus selalu berdoa dengan tidak jemu jemu. Berdoa merupakan tugas orang percaya.  
Lukas 18:6-8 (TB)  Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu!
Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?
Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka.

Alkitab memberi jaminan bahwa orang yang selalu berdoa, Tuhan akan menjawab doanya.

Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

Ketika Tuhan akan menjawab doa kita. Adakah kita masih tetap beriman kepadaNya. 

1 Tesalonika 5:17 (TB)  Tetaplah berdoa. 

Doa merupakan bagian dari iman kita. Orang yang beriman adalah orang yang berdoa. 

2 Timotius 3:5 (TB)  Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

Orang orang yang beribadah namun memungkiri, tidak beriman dengan kekuatan ibadah itu sendiri. 

Doa adalah reaksi kita atas kehidupan ini, meminta agar Tuhan menyertai perjalanan hidup kita. Tuhan tidak pernah jemu dengan semua doa kita, dan doalah yang menggerakkan hati Tuhan untuk menjawab.

Minggu, Januari 12, 2025

Khotbah Minggu 12 Januari 2025

GOD STRENGTHENS

1 Korintus 10:12-13 (TB) Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh! 
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. 

1 Corinthians 10:12-13 (NET) So let the one who thinks he is standing be careful that he does not fall.
No trial has overtaken you that is not faced by others. And God is faithful: He will not let you be tried beyond what you are able to bear, but with the trial will also provide a way out so that you may be able to endure it.

Bagaimana jemaat Korintus melihat bahwa perjalanan bangsa Israel merupakan rencana baik Tuhan, dan belajar untuk tidak terjebak seperti bangsa Israel.

Keselamatan Perjalanan (safety first)
Kita perlu jaminan keselamatan dalam menjalani kehidupan ini. Segala sesuatu dapat terjadi, rentan untuk kita menjalani hidup. Kita perlu jaminan, kepastian, agar kita merasa aman.
DALAM RENCANA TUHAN
Keluaran 14:4 (TB) Aku akan mengeraskan hati Firaun, sehingga ia mengejar mereka. Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku, sehingga orang Mesir mengetahui, bahwa Akulah TUHAN." Lalu mereka berbuat demikian. 
Oleh karena doa seruan bangsa Israel, makan Tuhan turut campur tangan untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan, dengan membuat banyak tanda ajaib Tuhan. Tuhan menuntun bangsa Israel dalam kehati-hatian. 
Rencana manusia dan rencana Tuhan sama sama ingin Kebaikan, tapi Rencana Tuhan berbeda dari rencana kita. Dan Rencana Tuhan adalah rencana yang terbaik.
SITUASI: KETAKUTAN 
Keluaran 14:10 (TB) Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada TUHAN, 

Situasi masalah membuat kita takut, dan hal ini dicatat dalam Firman Tuhan, bahwa ada hal hal yang dapat membuat kita berada di situasi Takut.

Keluaran 14:15 (TB) Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat.

Bangsa Israel dalam situasi yang tidak baik, di depan laut dibelakang gurun, dikejar oleh Firaun. Apapun keadaan kita, Tuhan punya jalan yang tak dapat kita pikirkan. Persungutan tidak membuat keadaan kita baik, tetapi bersyukur mampu menggerakkan hati Tuhan. 
Tuhan dan rencanaNya jauh dari pikiran kita, tapi itu yang terbaik bagi kita. 

Tuhan mau kita bergerak maju, namun sebelum itu diam dan tenang dihadirat Tuhan. Artinya, saat ada masalah ada pergumulan, diam Tunggu Tuhan, dan lalu bergeraklah bersama Tuhan.

Keluaran 14:19 (TB) Kemudian bergeraklah Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka.

Perjalanan Bangsa Israel
1. Masa Lalu
    Merupakan Kesaksian 
   -Musa dan Firaun 10 Tulah
    Tuhan mengijinkan sesuatu terjadi dimasa yang lalu, untuk menjadikannya kesaksian perjalanan hidup kita.
Dimasa lalu Tuhan berkali-kali tolong kita, berkali-kali Tuhan kuatkan, berkali-kali Tuhan luputkan. Dan ini kesaksian masa lalu meneguhkan hati kita, bahwa Tuhan pasti menolong kita disegala keadaan, baik masa lalu ataupun saat ini.
2. Masa Kini
    Ketenangan
    - Firaun & 600 tentara
    - Malaikat Tuhan bergerak
    God Strengthens 
Jadilah tenang supaya kita dapat berdoa, sebab dalam doa, pertolongan Tuhan (God Strengthens) terjadi di hidup kita.

3. Masa Depan
    Kepercayaan 
   - Makanan & Minuman di Gurun
   - Tanah perjanjian
   Jaminan keselamatan 
Janji Tuhan pasti digenapi, saat kita taat, tetap setia melakukan kebenaran Tuhan.
Yesaya 41:10 (TB) janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. 

1 Korintus 10:13 (TB) Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. 

Masalah kita itu biasa, sebab Allah Setia. 🥰

Sabtu, Januari 11, 2025

Khotbah Ibadah Subuh Sabtu, 11 Januari 2025

Keluaran 20:1-4, 7-8, 12-17 (TB)  Lalu Allah mengucapkan segala firman ini: 
"Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. 
Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. 
Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. 
Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: 
Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. 
Jangan membunuh. 
Jangan berzinah. 
Jangan mencuri. 
Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. 
Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu."

Exodus 20:1-4, 7-8, 12-17 (NET)  God spoke all these words:
“I, the Lord, am your God, who brought you from the land of Egypt, from the house of slavery.
“You shall have no other gods before me.
“You shall not make for yourself a carved image or any likeness of anything that is in heaven above or that is on the earth beneath or that is in the water below.
“You shall not take the name of the Lord your God in vain, for the Lord will not hold guiltless anyone who takes his name in vain.
“Remember the Sabbath day to set it apart as holy.
“Honor your father and your mother, that you may live a long time in the land the Lord your God is giving to you.
“You shall not murder.
“You shall not commit adultery.
“You shall not steal.
“You shall not give false testimony against your neighbor.
“You shall not covet your neighbor’s house. You shall not covet your neighbor’s wife, nor his male servant, nor his female servant, nor his ox, nor his donkey, nor anything that belongs to your neighbor.”


Israel melalui para tua2, menyampaikan bahwa, apapun yang Tuhan sampaikan akan dilakukan mereka dengan hati yang tahu bahwa mereka hebat, mampu melakukan perintah Allah.
Keluaran 19:7-8 (TB)  Lalu datanglah Musa dan memanggil para tua-tua bangsa itu dan membawa ke depan mereka segala firman yang diperintahkan TUHAN kepadanya. 
Seluruh bangsa itu menjawab bersama-sama: "Segala yang difirmankan TUHAN akan kami lakukan." Lalu Musa pun menyampaikan jawab bangsa itu kepada TUHAN. 

Sebagai anak Tuhan seberhasil apapun kita kita tak boleh meninggalkan prinsip-prinsip kebenaran. Kita bisa kehilangan arah bahkan gagal.
Kita perlu menjaga prinsip Firman Allah dihidup kita, apapun kepercayaan Tuhan dihidup kita. Raja Salomo mengajarkan kita melalui kitab Amsal dan Kidung Agung, bagaimana kita bersikap terhadap sesama. Salomo diberikan Tuhan hikmat dengan luarbiasa, namun dia kehilangan Prinsip Allah dihidupnya.
Kegagalan kita menjadi anak Tuhan tidak dimulai dari sesuatu yang besar namun karena Hal yang Mendasar. 
Hal hal yang bersifat jasmaniah akan terus dijamin oleh Tuhan bila kita menjadikan Tuhan bagian dari kehidupan kita.

Orang semakin memiliki intelektual kebenaran, semakin pintar dalam kebenaran Firman, sekalipun tidak takut akan Tuhan. Semakin berhikmat, semakin cakap, namun bila kita Tidak Takut akan Tuhan, maka semuanya itu bisa gagal.
Orang bisa menjelaskan tentang Allah namun orang yang Takut akan Allah akan berbeda. 

Seperti orang mendirikan rumah diatas pasir. Akan roboh karena tidak kokoh. Hal yang mendasar dengan Fondasi Firman Allah yang kokoh, akan membuat kita kuat dan mampu melakukan kebenaran Firman Allah. Kembalilah kepada Prinsip Kebenaran Tuhan.

Minggu, Januari 05, 2025

Khotbah Ibadah Dwi Mingguan Kel.Sumarauw Mamesah

Tiga Kepastian Bagi Keluarga yang Berduka

1. Kepastian Penghiburan 

2 Korintus 1:3-5 (TB) Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan,
yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.
Sebab sama seperti kami mendapat bagian berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami menerima penghiburan berlimpah-limpah.
2 Corinthians 1:3-5 (NET) Blessed is the God and Father of our Lord Jesus Christ, the Father of mercies and God of all comfort,
who comforts us in all our troubles so that we may be able to comfort those experiencing any trouble with the comfort with which we ourselves are comforted by God.
For just as the sufferings of Christ overflow toward us, so also our comfort through Christ overflows to you.

Sakit, perceraian, bangkrut, ataupun Kematian, yang paling memukul kita adalah kematian. Dan segala sesuatu itu pasti, baik kematian, sakit, menjadi tua. Dan satu kepastian utama kita Tuhan Pasti Menghibur kita.

2. Kepastian Penyertaan Tuhan
Mazmur 23:4 (TB) Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. 

Psalms 23:4 (NET) Even when I must walk through the darkest valley, I fear no danger, for you are with me; your rod and your staff reassure me.

Kepastian Penyertaan Tuhan itu pasti. Tuhan selalu menyertai kita.

3. Kepastian Perbuatan Iman menyertai 

Wahyu 14:13
Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini." "Sungguh," kata Roh, "supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka." 

Revelation 14:13 (NET) Then I heard a voice from heaven say, “Write this: ‘Blessed are the dead, those who die in the Lord from this moment on!’” “Yes,” says the Spirit, “so they can rest from their hard work, because their deeds will follow them.”

Menunjukkan betapa diberkatinya semua hamba-hamba yang setia kepada Allah, baik sampai mati maupun setelah kematian: Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini. Gambaran tentang mereka yang sekarang dan akan diberkati, yaitu yang mati di dalam Tuhan. Mereka diberkati dalam peristirahatan mereka. Mereka diberkati sebagai upah bagi mereka: segala perbuatan mereka menyertai mereka. Ini adalah bukti bahwa mereka telah hidup dan mati di dalam Tuhan.

Tiga Kepastian dalam Hidup kita saat ini, menjadi tua itu pasti, sakit pasti pernah merasakan atau sedang mengalaminya, senang pasti, dukacita pasti, banyak kepastian hidup kita yang akan kita rasakan, dan telah kita alami, dan dalam semua kepastian itu ada Kepastian Penghiburan dari Tuhan, Kepastian Penyertaan Tuhan, dan Kepastian Kekekalan. Jadi perbuatlah yang baik menurut pandangan kita, selaraskan itu dengan hati dan pikiran kita, maka semua Kepastian yang menjadi jaminan Tuhan di hidup kita akan terus menyertai sampai dimana Tuhan percayakan hidup kita.

Biarlah Tuhan diMuliakan melalui hidup kita ❤️❤️❤️


Khotbah Minggu, 5 Januari 2025

Gereja yang Rendah Hati

Kolose 3:12 (TB) Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.

Colossians 3:12 (NET) Therefore, as the elect of God, holy and dearly loved, clothe yourselves with a heart of mercy, kindness, humility, gentleness, and patience,

Kebenaran Tuhan yang ditujukan untuk anak-anak Gereja, untuk memiliki hati yang lemah lembut, tidak keras, yang rendah hati. Kenapa kita harus Rendah Hati : 

Yakobus 4:6 (TB) Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."  

Tuhan menentang orang yang congkak, sehingga kita harus terus rendah hati agar semakin dikasihi Tuhan.
Tuhan ingin di tahun ini kita berjalan dengan Kerendahan Hati, dan ini ujian umat yang percaya, agar kita semakin dibentuk dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Makin mengenal Tuhan, makin diberkati, harus semakin Rendah Hati.
Kesombongan kadang tidak disadari oleh kita. 

1. Ada orang yang sombong karena belum mengenal Tuhan. Jauh dari Tuhan karena belum tahu/mengenal Tuhan.
2. Setelah mengenal Tuhan, memiliki Keangkuhan yang tersembunyi. Kita mengenal Tuhan namun karena intelektual, status, berkat, atau talenta yang dimiliki.

Ada Lima tanda Gereja yang Rendah Hati:
1. Gereja yang Tetap Antusias dalam Mengenal Tuhan. Tetap Semangat dalam Tuhan. Bila gereja kehilangan rendah hati, akan kehilangan semangat/antusias akan Firman Tuhan. Antusias mendengarkan Firman Tuhan, hati yang bergantung pada Tuhan saat ada masalah, pergumulan, harus terus bergantung pada Tuhan saat keadaan baik-baik saja. 

1 Raja-raja 3:9 (TB) Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?" 

Salomo dengan kerendahan hatinya meminta hikmat kepada Tuhan.  Sikap kita akan diuji dalam segala keadaan kita, buruk ataupun baik keadaan kita.

2. Ketaatan diluar dan didalam hatinya

Lukas 5:5, 8 (TB) Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." 
Ketika Simon Petrus melihat hal itu ia pun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."

Perkataan dan hati selaras. Bagaimana orang lain melihat perbuatan kita begitupun ketika Tuhan melihat hati kita, yang selaras dengan apa yg kita buat. Taatlah sampai kedalaman hatimu. Ketaatan bukan hanya pada sesuatu atau seseorang yang kita sukai.

3. Gereja yang Tetap Setia di Semua Perkara yang dipercayakan.

1 Raja-raja 18:43-44 (TB) Setelah itu ia berkata kepada bujangnya: "Naiklah ke atas, lihatlah ke arah laut." Bujang itu naik ke atas, ia melihat dan berkata: "Tidak ada apa-apa." Kata Elia: "Pergilah sekali lagi." Demikianlah sampai tujuh kali. 
Pada ketujuh kalinya berkatalah bujang itu: "Wah, awan kecil sebesar telapak tangan timbul dari laut." Lalu kata Elia: "Pergilah, katakan kepada Ahab: Pasang keretamu dan turunlah, jangan sampai engkau terhalang oleh hujan." 

Bujang Elia memberi contoh bahwa hal kecil namun ia tetap setia melakukan dengan penuh ketaatan dan kerendahan hati.
Kerendahan hati sebuah gereja harus dapat dilihat dari sikapnya menghadapi satu atau dua hal dengan respon yang sama, taat dan setia kepada Tuhan.
Tanpa kerendahan hati sukar orang melakukan hal yang sama atau berulang, terhalang oleh paradigmanya.
Gereja yang Tetap setia dengan apa yang dipercayakan Tuhan, yaitu Gereja yang Rendah Hati.

4. Gereja yang menerima Kekurangan dan Kelebihan orang lain.

Yohanes 8:7-9 (TB) Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu."
Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah. 
Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.

Gereja Tuhan mampu menerima kekurangan orang lain secara sadar memahami bahwa kitapun memiliki kekurangan keterbatasan dalam berbagai hal. Orang yang rendah hati akan bahagia, mendoakan, dengan keberhasilan orang lain. Kita berdoa syafaat dengan hati yang memiliki kasih Tuhan. 

5. Gereja yang Tidak Memiliki Sikap Menghakimi Melainkan Mendoakan

Kejadian 8:19-20 (TB) Segala binatang liar, segala binatang melata dan segala burung, semuanya yang bergerak di bumi, masing-masing menurut jenisnya, keluarlah juga dari bahtera itu.
Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.

Dari peristiwa Air Bah, Nuh mendirikan Mezbah ketika ia keluar dari Bahtera. Gereja akan mengembalikan semua Kemuliaan bagi Tuhan ketika Jawaban Tuhan hadir dalam hidup kita. Kita perlu Tuhan dalam segala keadaan. Ingat Tuhan ketika kekurangan ataupun diberkati. Terpuruk ataupun Terbaik akan selalu ingat Tuhan .

 Jadilah Gereja yang Rendah Hati

Sabtu, Januari 04, 2025

Doa Subuh Sabtu, 4 Januari 2025

HATI YANG KERAS

Keluaran 4:21 (TB)  Firman TUHAN kepada Musa: "Pada waktu engkau hendak kembali ini ke Mesir, ingatlah, supaya segala mujizat yang telah Kuserahkan ke dalam tanganmu, kauperbuat di depan Firaun. Tetapi Aku akan mengeraskan hatinya, sehingga ia tidak membiarkan bangsa itu pergi. 

Exodus 4:21 (NET)  The Lord said to Moses, “When you go back to Egypt, see that you do before Pharaoh all the wonders I have put under your control. But I will harden his heart and he will not let the people go.

*Tetapi Aku akan mengeraskan hatinya, sehingga ia tidak membiarkan bangsa itu pergi*

Tuhan mengutus Musa namun Firaun tidak akan melepaskan bangsa Israel dengan mudah. "Tuhan akan mengeraskan hatinya"
Menjadi dua pemikiran bahwa Apakah Firaun hatinya keras? atau Tuhan yang mengeraskan hatinya?

Tuhan yang mengeraskan hati :

Keluaran 4:21
Firman TUHAN kepada Musa: "Pada waktu engkau hendak kembali ini ke Mesir, ingatlah, supaya segala mujizat yang telah Kuserahkan ke dalam tanganmu, kauperbuat di depan Firaun. Tetapi Aku akan mengeraskan hatinya, sehingga ia tidak membiarkan bangsa itu pergi.

Keluaran 9:12
Tetapi TUHAN mengeraskan hati Firaun, sehingga ia tidak mendengarkan mereka — seperti yang telah difirmankan TUHAN kepada Musa.

Keluaran 10:20
Tetapi TUHAN mengeraskan hati Firaun, sehingga tidak mau membiarkan orang Israel pergi.

Keluaran 10:27
Tetapi TUHAN mengeraskan hati Firaun, sehingga dia tidak mau membiarkan mereka pergi.

Keluaran 11:10
Musa dan Harun telah melakukan segala mujizat ini di depan Firaun. Tetapi TUHAN mengeraskan hati Firaun, sehingga tidak membiarkan orang Israel pergi dari negerinya.

Keluaran 14:4
Aku akan mengeraskan hati Firaun, sehingga ia mengejar mereka. Dan terhadap Firaun dan seluruh pasukannya Aku akan menyatakan kemuliaan-Ku, sehingga orang Mesir mengetahui, bahwa Akulah TUHAN." Lalu mereka berbuat demikian.

Keluaran 14:8
Demikianlah TUHAN mengeraskan hati Firaun, raja Mesir itu, sehingga ia mengejar orang Israel. Tetapi orang Israel berjalan terus dipimpin oleh tangan yang dinaikkan.

Firaun memiliki hati yang keras

Keluaran 7:13
Tetapi hati Firaun berkeras, sehingga tidak mau mendengarkan mereka keduanya — seperti yang telah difirmankan TUHAN. 

Keluaran 7:14
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Firaun berkeras hati, ia menolak membiarkan bangsa itu pergi. 

Keluaran 7:22
Tetapi para ahli Mesir membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu mantera mereka, sehingga hati Firaun berkeras dan ia tidak mau mendengarkan mereka keduanya seperti yang telah difirmankan TUHAN. 

Keluaran 8:15
Tetapi ketika Firaun melihat, bahwa telah terasa kelegaan, ia tetap berkeras hati, dan tidak mau mendengarkan mereka keduanya — seperti yang telah difirmankan TUHAN. 

Keluaran 8:19
Lalu berkatalah para ahli itu kepada Firaun: "Inilah tangan Allah." Tetapi hati Firaun berkeras, dan ia tidak mau mendengarkan mereka — seperti yang telah difirmankan TUHAN.  

Keluaran 8:32
Tetapi sekali ini pun Firaun tetap berkeras hati; ia tidak membiarkan bangsa itu pergi. 

Keluaran 9:7
Lalu Firaun menyuruh orang ke sana dan sesungguhnyalah dari ternak orang Israel tidak ada seekor pun yang mati. Tetapi Firaun tetap berkeras hati dan tidak mau membiarkan bangsa itu pergi.

Keluaran 9:34
Tetapi ketika Firaun melihat, bahwa hujan, hujan es dan guruh telah berhenti, maka teruslah ia berbuat dosa; ia tetap berkeras hati, baik ia maupun para pegawainya.

Keluaran 9:35
Berkeraslah hati Firaun, sehingga ia tidak membiarkan orang Israel pergi — seperti yang telah difirmankan TUHAN dengan perantaraan Musa. 

Keluaran 10:1
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun, sebab Aku telah membuat hatinya dan hati para pegawainya berkeras, supaya Aku mengadakan tanda-tanda mujizat yang Kubuat ini di antara mereka,


Hati Firaun ini memang keras namun Tuhan mengijinkan, meluaskan, membiarkan tetap bahkan lebih keras. Ini menjadi perenungan kita, bahwa :

1. Hati keras berbahaya, meresponi Firman dengan hati yang keras dan bertahan, maka makin lama makin keras.  Apakah dalam rumah tangga, pelayanan, kesalahan pasangan, apalagi dalam meresponi Firman, akan semakin sulit ketika kita mengijinkan hati keras menghadapi hal2 tsb.
2. Hati keras, Tuhan makin Keras
3. Kekerasan Hati tidak hanya berdampak pada satu orang, namun berdampak juga terhadap yang lain. Seperti halnya Firaun berdampak keseluruh Mesir

Yakobus 1:21 (TB)  Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

Rabu, Januari 01, 2025

Khotbah 31 Desember 2024 Ibadah Malam

Allah yang Menguatkan 
Allah yang Memperteguh
Allah yang Mengokohkan

Mazmur 37:23-24 (TB) TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; 
apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. 

Psalms 37:23-24 (NET) The Lord grants success to the one whose behavior he finds commendable.
Even if he trips, he will not fall headlong, for the Lord holds his hand.

Jatuh
Mazmur 37:21-26 (TB) Orang fasik meminjam dan tidak membayar kembali, tetapi orang benar adalah pengasih dan pemurah. 
Sesungguhnya, orang-orang yang diberkati-Nya akan mewarisi negeri, tetapi orang-orang yang dikutuki-Nya akan dilenyapkan. 
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; 
apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya. 
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; 
tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat. 

Jatuh dalam pasal ini bicara mengenai masalah Ekonomi. Bisa karena pekerjaan,karir, sakit, sesuatu yang mengakibatkan masalah dalam ekonomi, dan hal ini memungkinkan kita untuk tergoyah iman kita. 

Markus 2:25-26 (TB) Jawab-Nya kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan, 
bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu — yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam — dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya?"

Imam Abyatar memberi Daud makan dari roti sajian. Artinya Daud pernah dalam keadaan kesulitan dengan ekonominya.

1 Samuel 25:4-8 (TB) Ketika didengar Daud di padang gurun, bahwa Nabal sedang menggunting bulu domba-dombanya, 
maka Daud menyuruh sepuluh orang dan kepada orang-orang itu Daud berkata: "Pergilah ke Karmel dan temuilah Nabal. Tanyakanlah keselamatannya atas namaku
dan sampaikanlah salam ini kepadanya: Selamat! Selamatlah engkau, selamatlah keluargamu, selamatlah segala yang ada padamu.
Baru-baru ini aku mendengar bahwa engkau mengadakan pengguntingan bulu domba. Adapun gembala-gembalamu yang ada dengan kami, tidak kami ganggu dan tidak ada sesuatu yang hilang dari pada mereka selama mereka ada di Karmel. 
Tanyakanlah kepada orang-orangmu, mereka tentu akan memberitahukan kepadamu. Sebab itu biarlah orang-orang ini mendapat belas kasihanmu; bukankah kami ini datang pada hari raya? Berikanlah kepada hamba-hambamu ini dan kepada anakmu Daud apa yang ada padamu." 

Memang ada kemungkinan, ada peluang kita Jatuh. Tetapi kita tidak akan sampai tergeletak sebab Tuhan menopang kita. Salah satu kesaksian Tuhan menopang ; 1 Samuel 30:26-31 (TB) Ketika Daud sampai ke Ziklag, dikirimnyalah sebagian dari jarahan itu kepada para tua-tua di Yehuda, kepada teman-temannya, dengan pesan: "Inilah pemberian kepadamu dari jarahan yang dirampas dari musuh TUHAN," 
yakni kepada yang di Betel, kepada yang di Ramot di Tanah Selatan, kepada yang di Yatir, 
kepada yang di Aroër, kepada yang di Sifmot, kepada yang di Estemoa, 
kepada yang di Rakhal, kepada yang di kota-kota orang Yerahmeel, kepada yang di kota-kota orang Keni, 
kepada yang di Horma, kepada yang di Bor-Asan, kepada yang di Atakh, 
kepada yang di Hebron dan kepada segala tempat di mana Daud dengan orang-orangnya mengembara. 

Ada 13 tempat yang tertulis saat Daud membagikan berkat, itu karena keputusan Raja Daud, untuk meneguhkan iman bahwa Tuhan ada. 

Rut 1:1-2 (TB) Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing.
Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana.
 
Kelaparan dalam ayat ini disebabkan oleh ekonomi. Elimelekh, Naomi, Mahlon, dan Kilyon pindah dari Israel ke daerah Moab, kemudian menetap disana. Kehendak mereka untuk menetap disitu. Saudara kita harus berhati hati dengan solusi yang kita anggap terbaik, sekalipun itu solusi dunia. 

Kejadian 26:1-2 (TB) Maka timbullah kelaparan di negeri itu. — Ini bukan kelaparan yang pertama, yang telah terjadi dalam zaman Abraham. Sebab itu Ishak pergi ke Gerar, kepada Abimelekh, raja orang Filistin.
Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: "Janganlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu.

Akal sehat Isak untuk pergi ke Mesir, namun Tuhan punya rencana lain. Secara manusia tidak sesuai akal sehat, namun Ishak tetap mengikuti kehendak Tuhan. 

Kejadian 26:7 (TB) Ketika orang-orang di tempat itu bertanya tentang isterinya, berkatalah ia: "Dia saudaraku," sebab ia takut mengatakan: "Ia isteriku," karena pikirnya: "Jangan-jangan aku dibunuh oleh penduduk tempat ini karena Ribka, sebab elok parasnya." 

Sudah ikut kehendak Tuhan, namun ada saja masalah yang datang di hidup Ishak. Prinsip Ishak ;

Kejadian 26:12-13 (TB) Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. 
Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. 

Ishak diberkati Tuhan. Apa yang ia tabur dibuat atuhan berhasil. 

Prinsip :
1. Salah satu cara Tuhan Meneguhkan Iman, dengan memberkati Ekonomi kita. Membuat bisnis kita berhasil, memberi pekerjaan, 
2. Jalan dalam Kehendak Tuhan, belajar Taat, jangan berbuat dosa saat ada masalah, datang di kaki Tuhan. Setia melakukan kehendak Tuhan.
3. Ada saat Tuhan menguji, namun jangan pernah sekali pun berpikir bahwa Tuhan tinggalkan kita. Sebab Tuhan telah menetapkan langkah orang benar, dan kita tidak akan tergeletak.

Entri yang Diunggulkan

Prayer In The Morning

  Prayer To God in the Morning Psalm 143:8 New International Version (NIV) 8  Let the morning bring me word of your unfailin...