Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.
Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib, karena Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat.
Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.
Psalms 71:5-8 (NET) For you give me confidence, O Lord; O Lord, I have trusted in you since I was young.
I have leaned on you since birth; you pulled me from my mother’s womb. I praise you continually.
Many are appalled when they see me, but you are my secure shelter.
I praise you constantly and speak of your splendor all day long.
Kisah Daud sudah ditulis sejak Daud masih Kecil hingga ia menjadi Raja atas Israel. Begitu panjang kisah perjalanan Raja Daud, hingga ia memerintah bangsa yang besar sepanjang 40 tahun lamanya. Kehidupan Daud diwarnai kehidupan yang sangat dramatis, yang ada dalam kitab Mazmur, ada doa, ucapan syukur, keluhan keluhan Daud. Kehidupan Daud dapat dijadikan gambaran Anak Tuhan bahwa hidup anak - anak Tuhan tidak selalu baik baik saja. Daud menyanyikan puji pujian ditengah tekanan, masalah yang berat, ia sanggut menaikkan syukur kepada Tuhan ditengah-tengah segala masalah hidupnya.
Mazmur 71:8 (TB) Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.
Dalam kesusahan, hal menakjubkan yang Daud lakukan, bahwa Daud tidak pernah meragukan Kasih Setia Tuhan.
Mazmur 37:25-26 (TB) Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.
Daud bersaksi bahwa anak-anak Tuhan akan dhidup dalam berkat Tuhan. Sebab itu, lakukan kehendak Tuhan sejak Muda sampai tua.
Mazmur 112:1-3 (TB) Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.
Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.
Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.
Kehidupan Daud berlika liku masalah hidupnya, namun tetap ia bersyukur kepada Tuhan.
1 Raja-raja 8:17-20 (TB) Lalu raja melanjutkan: "Ketika Daud, ayahku bermaksud mendirikan rumah untuk nama TUHAN, Allah Israel,
berfirmanlah TUHAN kepadanya: Engkau bermaksud mendirikan rumah untuk nama-Ku, dan maksudmu itu memanglah baik;
hanya, bukanlah engkau yang akan mendirikan rumah itu, melainkan anak kandungmu yang akan lahir kelak, dialah yang akan mendirikan rumah itu untuk nama-Ku.
Jadi TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya; aku telah bangkit menggantikan Daud, ayahku, dan telah duduk di atas takhta kerajaan Israel, seperti yang difirmankan TUHAN: aku telah mendirikan rumah ini untuk nama TUHAN, Allah Israel,
Kisah pentahbisan Bait Suci yang dilakukan oleh Raja Salomo, anak Daud.
Kejadian 5:26-27 (TB) Dan Metusalah masih hidup tujuh ratus delapan puluh dua tahun, setelah ia memperanakkan Lamekh, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
Jadi Metusalah mencapai umur sembilan ratus enam puluh sembilan tahun, lalu ia mati.
Kejadian 5:22 (TB) Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
Ketika kita hidup bergaul dengan Tuhan... Kesetiaan kita sampai masa tua tidak menjamin kita hidup tanpa masalah, tetapi yang harus kita lakukan sampai masa tua kita harus terus memuji, harus bersyukur kepada Tuhan, sebab itulah kunci hidup kita mampu menggerakkan sorga untuk memberkati anak cucu kita.